SuaraSumsel.id - Peristiwa banjir bandang yang menerjang wilayah Pekon Sedayu dan Sukaraja, Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus pada Rabu (30/9/2020) menggegerkan warga.
Pasalnya, akibat kejadian tersebut dua baris makam di Tempat Pemakanam Umum (TPU) Pekon Sukaraja hanyut terseret banjir.
Banjir bandang tersebut terjadi akibat luapan Sungai Sedayu. Namun lantaran derasnya arus banjir hingga menjebol tanggul yang berada di samping TPU.
Selain makam, akibat jebolnya tanggul tersebut juga menyebabkan puluhan rumah warga Sedayu dan Sukaraja tergenang banjir.
Ketinggian banjir tersebut diketahui setinggi lutut orang dewasa.
"Hujan sekitar dua jam, tapi lebat kisaran jam 19.00 Wib ,terdengar suara gemuruh ternyata tanggul di samping makam jebol, dan sekitar dua baris makam tergerus banjir," kata Warga Sedayu, Fajar seperti dilansir Sinarlampung.co-jaringan Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Kasus KUR BSI Rp9,5 Miliar Masuk Pengadilan, Dana Petani Tambak Udang Diduga Diselewengkan
-
Banyak Penipuan, BRI Ingatkan Lagi Nasabah untuk Menjaga Data Pribadi
-
Viral Pria Pengincar Kotak Amal Masjid Diikat di Tiang Bendera oleh Warga Palembang
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan Peluang Baru Memiliki Aset Properti dengan Nilai Kompetitif
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang