SuaraSumsel.id - Seorang imam masjid di OKI, Muhammad Arif, 61 masih harus menjalani pengobatan setelah mengalami luka berat, Jumat (11/9/2020). Penganiayan yang dialaminya akibat pelaku M menganiaya dengan menggunakan parang miliknya. Kini pelaku M sudah berhasil diamankan oleh polisi.
Berikut fakta atas kejadian tersebut :
Bukan saat memimpin salat
Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI), Alamsyah Pelupessy membenarkan kejadian yang terjadi di wilayah kerjannya tersebut namun menerangkan jika korban saat kejadian bukan sedang memimpin salat di masjid tersebut.
“Bukan imam saat salat, tapi korban berada di belakang imam. Bersangkutan memang dikenal sebagai yang sering mengimamin salat. Imam masjid saja,” ujarnya kepada suara.com, Minggu (13/9/2020).
Berlangsung saat salat magrib
Kejadian bermula saat pelaku M datang ke masjid di Kelurahan Tanjung Rancing, Kecamatan Kayuagung, OKI guna melaksanakan salat magrib berjamaah. Saat rakaat pertama, pelaku M melihat korban yang berada di belakang imam salat.
Pelaku tiba-tiba pulang ke rumah dan mengambil parang lalu kembali di masjid. Setiba di masjid, pelaku langsung melukai korban hingga mengalami luka di bagian wajah, dan lengan sebelah kanan.
“Sempat bertemu di masjid sebelum salat masjid,” sambung Kapolres.
Baca Juga: CEK FAKTA: Lampu RSD Wisma Atlet Menyala Pertanda Penuh Pasien Covid-19?
Motif dendam karena tersinggung
Di hadapan petugas penyidik, pelaku M mengaku jika aksi yang dilakukannya akibat dendam. Rasa dendam muncul setelah tersinggung jika korban yang juga pengurus masjid mempersoalkan mengenai keberadaan kunci kotak amal kepada pelaku.
Atas kejadian tersebut, pelaku terancam pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
“Korban mengalami luka berat, pasalnya dendam karena ditanya mengenai kunci kotak amal masjid oleh korban yang juga pengurus masjid setempat,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Sakit Hati soal Kotak Amal, Imam Masjid Diserang Parang saat Salat
-
Tanggapi Anies, Imam Besar Istiqlal: ke Masjid Sunah, Jaga Kesehatan Wajib!
-
Lagi 'Diam' Tiba-tiba Diseruduk, Imam Tewas, Motornya Masuk ke Kolong Truk
-
Lawan Koalisi Gemuk di Pilkada Depok, Idris-Imam: Nggak Masalah
-
TOK! Berkas Pendaftaran Calon Wali Kota Depok Idris-Imam Lengkap!
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara