SuaraSumsel.id - Kantor Pengawasan dan Peayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Palembang mengungkap modus baru penjualan rokok ilegal dengan memanfaatkan media sosial, seperti Facebook saat pandemi Covid 19.
Kepala KPPBC Palembang, Abdul Harris, Rabu mengatakan pengungkapan tersebut diamankan 28.000 batang rokok ilegal tanpa pita cukai dengan nilai total Rp35 juta dan potensi kerugian negara Rp13 juta.
"Ada dua orang yang kami tahan dari dua penindakan pada 4 dan 6 September kemarin. keduanya masih kami selidiki terkait modus baru ini," ujar Harris dilansir dari ANTARA
Jika dilihat dari jumlah barang yang ditindak memang tidak terlalu besar. Namun modus baru yang mengharuskan pengawasan lebih intensif di dunia maya.
“Saat pandemi ini, para pelaku mungkin susah bertransaksi karena adanya pembatasan kegiatan. Sehingga penjualannya diatur lewat komunitas di media sosial,” ujarnya.
Rokok yang dijual secara ilegal itu diduga diproduksi di Pulau Jawa menggunakan pita cukai palsu, kemudian dikirim lewat jasa titipan dan dipasarkan lewat grup facebook.
"Dari dua orang ini saja disita 28.000 batang rokok, jika ternyata ada banyak orang yang seperti mereka, artinya potensi kerugian negara bisa lebih besar lagi. Kami akan mencegah agar modus seperti ini tidak meluas," katanya.
Kasi Penyuluhan dan Informasi KPPBC Palembang, Dwi Harmawanto, menyebut harga rokok ilegal itu rata-rata 50% lebih murah dengan bentuknya meniru dari rokok legal yang ada di pasaran.
Dengan demikian, rokok illegal cenderung menjadi alternatif bagi para perokok.
Baca Juga: Takut Dimarahi Ibu, Pemuda Buat Laporan Palsu ke Polisi Ngaku Dibegal
"Tetapi kualitas dan produksi rokoknya tidak jelas, walaupun dicantumkan asal pabriknya namun belum tentu pabriknya ada, sehingga kualitas rokoknya juga dipertanyakan," kata dia.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Laki-laki Kendarai Truk Trailer, Polisi Lacak Orang Tuanya
-
Aksi Maling Galon Air Minum Terekam CCTV, Warganet Malah Kasihan
-
Viral Bocah SD Kerjakan Soal Matematika, Jawabannya Tak Terduga
-
Viral Video Bule Terjaring Operasi Prokes Tuai Perdebatan, Ini Faktanya
-
Pekan Ini, Kakek Alain Akan Rekam Detik-detik Ajal Menjemput Dirinya
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla
-
5 Hari Terbakar, Kebun Raya Sriwijaya Belum Padam dan Helikopter Dikerahkan
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?
-
PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap