SuaraSumsel.id - Kalian sering tiba-tiba terbangun dari tidur saat tengah malam?. Beberapa orang akhirnya tidak bisa melanjutkan tidurnya akibat hal itu.
Padahal, tidur merupakan aktivitas paling penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan memiliki efek jangka panjang bagi kesehatan tubuh.
Selama ini, orang memahami bahwa orang dewasa membutuhkan durasi tidur selama 8 jam. Tetapi, hal terpenting bukanlah lama durasi tidur melainkan kualitas jam tidur yang baik.
Durasi tidur 8 jam bukanlah aturan mutlak. Beberapa orang mungkin perlu tidur lebih lama dari 8 jam dan lainnya kurang dari 8 jam.
Jika Anda bangun dengan rasa lelah dan mengantuk di siang hari, Anda mungkin perlu menghitung lamanya Anda tidur setiap malam.
Kurang tidur seringkali menyebabkan kelelahan, emosi pendek dan kurang fokus. Setelah beberapa malam tidak tidur, otak bisa berkabut, membuat kesulitan konsentrasi dan anda mungkin mulai menyadari kondisi tersebut mempengaruhi kesehatan mental.
Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat anda rentan terhadap kondisi medis serius, seperti obesitas, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes.
Jika Anda sering terbangun di malam hati dan terbelalak pada pukul 3 pagi, Anda perlu mengkhawatirkan kebiasaan ini. Karena, itu mungkin tanda yang bisa menyebabkan panggilan bangun tengah malam.
Bila Anda kurang tidur, hanya ada satu cara untuk mengimbanginya, yaitu tidurlah lebih lama. NHS mengatakan hal itu tidak bisa dibayar dalam satu waktu, biasanya Anda butuh beberapa minggu untuk membayar hutang waktu tidur yang terganggu.
Baca Juga: CATAT! Pontianak Bakal Mulai Razia Protokol Kesehatan, Pelanggar Dihukum
"Mulai akhir pekan, cobalah menambah satu atau dua jam ekstra untuk tidur di malam hari. Cara melakukannya adalah pergi tidur ketika lelah dan membiarkan tubuh membangunkan Anda di pagi hari," jelas NHS dikutip dari Express.
Namun, ada beberapa alasan yang membuat seseorang sering terbangun tengah malam dan kesulitan untuk tidur kembali.
1. Kurang gerak
Jika Anda merasa kesulitan tidur di malam hari, mungkin Anda kurang aktif secara fisik. Karena itu, NHS merekomendasikan untuk setidaknya 150 menit aktivitas intensitas sedang seminggu atau 75 menit aktivitas intensitas tinggi seminggu.
2. Bermain ponsel
Penelitian menunjukkan bahwa tak bermain gadget atau laptop setengah jam sebelum tidur bisa membantu Anda tidur nyenyak. Karena, cahaya biru di malam hari menghalangi produksi melatonin dan isinya menstimulasi otak sehingga membuatnya lebih waspada.
Berita Terkait
-
Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?
-
10 Pantangan Feng Shui Kamar Tidur yang Sering Diabaikan, Bikin Tak Nyenyak dan Rezeki Seret
-
Bukan Mengosongkan Pikiran, Meditasi Ini Justru Mengajak Berdamai dengan Gejolak Batin
-
Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah
-
Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
HUT RI ke-81, Kilang Plaju Pertamina Teguhkan Semangat Kemerdekaan dan Ketahanan Energi
-
Putri Ordinary Kitchen, Kisah UMKM Belitung Timur yang Terus Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?