SuaraSumsel.id - Pasien terkonfirmasi positif di kabupaten Bekasi, Jawa Barat tersebar di 22 perusahaan. Hingga Jum’at (4/9/2020) jumlah penularan di kawasan industri Bekasi mencapai 684 pasien.
Atas kondisi ini, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Ridwan Kamil menganjurkan agar perusahaan meniadakan ruang merokok bersama guna mencegah penyebaran virus corona disease (Covid 19).
“Seluruh ruangan yang tidak berventilasi udara harus dibongkar, diberikan ruang-ruang terbuka, diberi jendela. Jika bisa, tidak ada ruang merokok lagi,” kata dia di Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (4/9/2020) kepada wartawan.
Ia pun menerangkan pasien positif dari klaster industri itu juga dikarenakan masih lemahnya pengawasan oleh perusahaan, seperti pada jam istirahat.
“Penyebaran klaster industri Bekasi sudah masuk dalam tahapan sangat serius,” tegas dia.
Emil juga menyebut tingkat penularan pada klaster industri menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dengan mendorong perusahaan melakukan tes kepada pekerjanya secara mandiri.
“Kalau masih memburuk kondisinya, rapid tes masih kami izinkan tapi tidak direkomendasikan secara umum. Kami ingin PCR sebagai rujukan tes utama,”pungkasnya.
Kontributor: Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga: Sembuh dari Covid 19, Wali Kota Lubuklinggau Isolasi Diri di Jakarta
Berita Terkait
-
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
-
Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal
-
Dirjen WHO: Hantavirus Bukan Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
4,5 Miliar Puntung Rokok Berakhir di Laut Setiap Tahun: Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
-
Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Pengusaha Salon Palembang Kehilangan Rp3,5 Miliar, Tergiur Investasi Batu Bara dari Guru Spiritual
-
Long Weekend Mei 2026 Dimulai, Alfamart Tebar Diskon hingga 60 Persen Sampo, Sabun sampai Susu Anak
-
Promo QRIS Bank Sumsel Babel Mei 2026, 7 Merchant Kuliner di Palembang Ini Kasih Diskon Makan
-
7 Restoran Keluarga di Palembang yang Cocok buat Makan Besar saat Long Weekend, Harga Ramah Kantong
-
Driver Ojol di Gandus Ditangkap Kasus Kekerasan Seksual Anak, Jaket dan Helm Jadi Barang Bukti