Tasmalinda
Kamis, 24 September 2026 | 21:50 WIB
Petugas kesehatan memeriksa tekanan darah warga dalam kegiatan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan yang digelar PTBA Kertapati Port
Baca 10 detik
  • PT Bukit Asam melalui Kertapati Port menggelar pengobatan gratis dan pemberian makanan tambahan di Karang Anyar pada 24 September 2026.
  • Perusahaan memberikan bantuan susu untuk ibu hamil kurang energi kronis serta telur bagi balita berisiko stunting di sekitar wilayah operasional.
  • Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan ini melibatkan puskesmas, posyandu, serta pemerintah daerah demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

SuaraSumsel.id - Kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak menjadi perhatian PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) melalui Kertapati Port. Perusahaan menggelar pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita di sekitar wilayah operasional.

Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut berlangsung di PT Dok Karang Sumatera, Kelurahan Karang Anyar, dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Posyandu setempat.

Tidak hanya pemeriksaan kesehatan, PTBA juga memberikan dukungan gizi yang disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat. Ibu hamil dengan kondisi kurang energi kronis (KEK) mendapat susu, sementara balita yang mengalami atau berisiko stunting mendapat telur.

Penerima manfaat ditentukan berdasarkan data yang telah divalidasi bersama Puskesmas dan Posyandu sehingga bantuan diarahkan kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan Disesuaikan dengan Kebutuhan

Senior Public Relations Specialist Kertapati Port PTBA, Cahyo Ady Nugraha, mengatakan program tersebut disusun berdasarkan kondisi kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Berdasarkan data yang telah divalidasi bersama Puskesmas Gandus dan Posyandu, terdapat ibu hamil yang mengalami kurang energi kronis serta balita yang mengalami dan berisiko stunting. Melalui pemeriksaan dan pemenuhan gizi, kami berupaya memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Cahyo.

Menurutnya, intervensi tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya asupan bergizi selama kehamilan dan masa pertumbuhan anak.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan PTBA dalam menjalankan TJSL berbasis kebutuhan masyarakat di sekitar area kerja.

Corporate Secretary Division Head PTBA, Eko Prayitno, mengatakan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu perhatian dalam program pemberdayaan masyarakat perusahaan.

Baca Juga: PTBA Raih Apresiasi Waste4Change Berkat Inovasi Pengelolaan Sampah TPS3R

“PTBA berkomitmen menjalankan TJSL yang memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat. Kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu perhatian karena kualitas gizi dan kesehatan pada fase tersebut turut menentukan tumbuh kembang generasi mendatang,” ujar Eko.

Libatkan Puskesmas hingga Posyandu

Eko menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan diperlukan agar program dapat berjalan tepat sasaran. “Sinergi dengan berbagai pihak memungkinkan perusahaan memahami kondisi di lapangan secara lebih baik, sehingga program yang dijalankan dapat sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar Kertapati Port,” kata Eko.

Camat Gandus Jufriansyah turut mengapresiasi kontribusi PTBA bagi masyarakat di wilayah Ring 1 Kertapati Port. “Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Palembang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada perusahaan yang telah konsisten dan berkomitmen dalam kepedulian dengan warga sekitar Ring 1 Kertapati Port,” ujar Jufriansyah.

Program tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan Gandus dan Kertapati, Polsek Gandus dan Kertapati, Koramil Kertapati dan Makrayu, serta Kelurahan Kertapati, Karang Anyar, dan 36 Ilir.

Dukungan kesehatan juga melibatkan Puskesmas Gandus, Puskesmas Kertapati, Posyandu Gandus, dan Posyandu Kertapati.

Load More