SuaraSumsel.id - Parfum adalah campuran minyak esensial, senyawa aroma, fiksatif, dan pelarut seperti alkohol yang digunakan untuk memberikan bau wangi pada tubuh manusia, objek, atau ruangan.
Parfum memiliki komposisi yang terdiri dari tiga lapisan aroma utama yaitu top notes (aroma pertama yang tercium dan cepat menguap), middle notes (aroma inti yang lebih kompleks dan bertahan beberapa jam), serta base notes (aroma dasar yang paling tahan lama dan memberikan karakteristik mendalam pada parfum).
Jenis parfum berbeda-beda berdasarkan konsentrasi minyak aromatiknya, mulai dari ekstrak parfum dengan konsentrasi tertinggi hingga eau de cologne dengan konsentrasi paling rendah, yang memengaruhi intensitas dan daya tahan aroma.
Parfum sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan terus berkembang sebagai produk yang memberikan kesan wangi dan meningkatkan kepercayaan diri pemakainya.
Bau badan saat cuaca panas terjadi karena tubuh mengeluarkan keringat sebagai cara alami untuk menurunkan suhu tubuh. Keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, tetapi ketika bercampur dengan bakteri atau jamur yang hidup di kulit, keringat akan diuraikan menjadi senyawa yang menimbulkan bau tidak sedap.
Beberapa faktor yang memperparah bau badan saat cuaca panas antara lain:
- Produksi keringat yang meningkat akibat suhu tinggi, olahraga, atau stres.
- Kurang menjaga kebersihan tubuh, misalnya tidak mandi setelah berkeringat sehingga bakteri berkembang biak lebih banyak.
- Konsumsi makanan tertentu seperti bawang merah, bawang putih, makanan pedas, atau minuman beralkohol yang dapat mempengaruhi bau badan.
- Penggunaan pakaian yang tidak menyerap keringat atau berbahan sintetis sehingga keringat sulit menguap dan menimbulkan bau.
- Kondisi medis seperti hiperhidrosis (keringat berlebih) juga dapat menyebabkan bau badan lebih tajam.
Untuk mengatasi bau badan saat cuaca panas, langkah utama adalah menjaga kebersihan dengan mandi secara teratur, terutama setelah berkeringat, menggunakan sabun antibakteri, serta memakai deodoran untuk mengurangi pertumbuhan bakteri.
Selain itu, pilih pakaian berbahan katun atau yang menyerap keringat agar kulit tetap kering dan nyaman.
Singkatnya, bau badan saat cuaca panas muncul karena keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit, dan dapat diatasi dengan menjaga kebersihan, pola makan, serta pemilihan pakaian yang tepat.
Berikut rekomendasi parfum tahan lama yang cocok digunakan saat cuaca panas, baik untuk pria maupun wanita:
Berita Terkait
-
Kenapa Jangan Menggosok Parfum di Kulit? Ini Cara Pakai yang Benar agar Wanginya Awet
-
Apa Itu SPL Parfum? Ini 3 Istilah Penentu Kualitas Parfum yang Wajib Diketahui
-
3 Rekomendasi Parfum Lokal yang Mirip Baccarat Rouge 540: Wangi Awet dan Harga Terjangkau
-
7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya
-
Berapa Harga Parfum Mandalika Original? Ini 5 Produknya yang Terlaris di Shopee
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, BRI Dukung Sport Tourism Indonesia
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia, BRI Kobarkan Semangat Merah Putih di Asian Games 2026
-
Warga Sumsel Mulai Bergerak, Petisi Evaluasi dan Transparansi Karhutla Ramai Ditandatangani
-
Dulu Duet Prabowo di Pilpres 2014, Hatta Rajasa Kini Jadi Wakil Ketua Wantimpres
-
Asap Karhutla Tutup Jalur Sungai Banyuasin, Kapal Sembako Kandas dan Tenggelam