SuaraSumsel.id - Mobil keluarga biasa mengacu pada Multi Purpose Vehicle (MPV) yang memiliki kapasitas yang bisa memuat penumpang 7-seater.
Indonesia merupakan pasar yang gemuk untuk segmen MPV 7-seater atau mobil keluarga karena masyarakatnya pun disebut-sebut suka pergi bersama-sama.
Alasan kendaraan seperti ini disebut sebagai mobil keluarga cukup simpel, yakni mampu memuat banyak penumpang.
Di tengah keterbatasan budget, membeli mobil keluarga bekas menjadi pilihan yang logis. Apalagi kamu memerlukan kendaraan yang aman dan nyaman untuk mendukung aktivitas.
Mobil bekas untuk keluarga tersebut harus memuat banyak orang selain irit bahan bakar dengan perawatan yang mudah.
Harga mobil bekas di bawah Rp100 juta untuk keluarga saat ini sudah banyak dijajakan di pasaran otomotof Tanah Air.
Berikut 10 rekomendasi mobil keluarga bekas di bawah Rp100 juta.
1. Nissan Grand Livina 1.8 2011-2012
Nissan Grand Livina pertama kali masuk ke Indonesia tahun 2007 untuk bersaing dengan Low MPV lainnya.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Mobil Matic yang Cocok untuk Wanita: Stylish, Praktis, dan Nyaman Dikendarai
Untuk generasi lamanya mobil ini tersedia dalam dua pilihan mesin, yaitu 1.800 cc dan 1.500 cc.
Dengan bujet di bawah Rp100 juta maka bisa mendapatkan model Nissan Grand Livina keluaran tahun 2011 sampai 2012.
Nissan Grand Livina 1.8 produksi tahun 2011-2012 bisa didapat dengan harga Rp98 jutaan.
2. Nissan Evalia 1.5 2012-2013
Nissan Evalia pertama kali hadir di Indonesia tahun 2012 dalam tiga tipe, meliputi S, SV, dan XV yang saat itu dilepas dengan harga antara Rp145-185 juta.
Mobil ini memiliki bodi yang boxy, mobil ini memiliki kapasitas penumpang 7-seater dan kepraktisan yang baik dengan pintu gesernya.
Harga bekasnya bisa dipinang dengan budget sekitar Rp90 jutaan.
3. Nissan Serena 2010-2012
Nissan Serena 2010-2012 merupakan alternatif mobil yang setara dengan Toyota Alphard.
Nissan Serena lebih tepatnya generasi kedua yang dipasarkan selama periode 2004-2012.
Model buatan tahun 2010 sampai 2012 terpantau dijual dengan harga Rp95 jutaan.
4. Suzuki Ertiga GL 2013-2014
Suzuki Ertiga juga dapat menjadi pilihan mobil keluarga bekas di bawah Rp100 juta.
Mobil ini tergolong nyaman dan memiliki desain eksterior yang elegan.
Keunggulan mobil ini salah satunya konsumsi bahan bakar yang sangat irit.
Suzuki Ertiga GL 2013-2014 bisa dimiliki dengan harga Rp97 jutaan.
5. Toyota Kijang Innova 2.0 2004-2005
Toyota Innova merupakan sebuah MPV cukup memiliki kelas dan nyaman dengan harga di bawah Rp100 juta.
Namun mesti diakui unit yang tersedia dengan harga tersebut berasal dari tahun pembuatan yang tergolong lawas.
Toyota Kijang Innova 2.0 keluaran tahun 2004-2005 dibanderol dengan harga Rp98 jutaan.
6. Toyota Calya 1.2 2016-2017
Memiliki wujud MPV, Toyota Calya hadir dengan status Low Cost Green Car (LCGC).
Sejak awal mobil ini diluncurkan, harga barunya pun sudah tergolong murah.
Oleh karena itu jika melirik ke pasar mobil bekas maka Anda bisa mendapatkan unit dari tahun pembuatan yang relatif masih muda.
Harga bekasnya berada di kisaran Rp98 jutaan.
7. Daihatsu Sigra 1.2 2016-2017
Jika ada Toyota Calya maka Daihatsu Sigra pun pastinya masuk hitungan karena keduanya juga merupakan produk kembar.
Salah satu contoh varian yang bisa didapat dengan harga di bawah Rp100 juta ialah Sigra 1.2 R Deluxe keluaran tahun 2016-2017.
Harga mobil bekas ini sekitar Rp98 jutaan.
8. Mazda VX-1 2013-2014
Kalau Avanza memiliki kembaran bernama Xenia, di lain sisi Ertiga memiliki kembaran bernama VX-1. Mazda memasarkan produk hasil rebadge ini selama periode 2013 hingga 2017.
Usianya tergolong singkat karena entah mengapa penjualan mobil ini kurang bersinar.
Harga bekas mobil ini berada di kisaran Rp85 jutaan.
9. Honda Mobilio 2014-2015
Mobil ini pertama kali mengaspal di Indonesia tahun 2014 makanya harga jual bekasnya juga masih tinggi karena unitnya tergolong masih “muda”.
Kalaupun ada Mobilio di bawah harga Rp100 juta jumlahnya tidak banyak dan pastinya adalah varian paling bawah, yakni Mobilio S.
Mobil bekas ini bisa dibawa pulang dengan pinangan sekitar Rp97 jutaan.
10. Kia Carnival 2.0 2001-2002
Kia Carnival pasti sudah tak asing lagi di pasar otomotif Indonesia karena mobil ini sudah dipasarkan sejak awal era 2000-an hingga saat ini walau di bawah agen pemegang merek yang berbeda-beda.
Kia Carnival hadir dengan menyuguhkan kesan mewah, tapi harga unit bekasnya terutama untuk generasi awal sudah sangat terjangkau bahkan masuk ke kategori mobil Rp50 jutaan.
Berita Terkait
-
Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan
-
Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru
-
Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?
-
Cari Mobil Bekas Irit? Intip 4 Jagoan dengan Mesin 1500cc dari Suzuki, Toyota, dan Daihatsu
-
Pesona Mobil Eropa Tahun Muda Harga Mirip Calya, Perawatan Semudah Nissan X-Trail
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Ampera Ditutup 4-5 April, Ini Jalur Alternatif Tercepat yang Bisa Dilalui Warga Palembang
-
Bank Sumsel Babel Percepat Akses Pembiayaan Lewat Kolaborasi Rp300 Miliar dengan SMF
-
Hampir 40 Persen, Belanja Pegawai Palembang Tekan APBD, Ini Dampak Nyatanya