“Waktu itu Ahmad pernah menusuk seseorang dalam perkelahian. Bisa jadi ini balas dendam dari pihak sana,” ungkap salah satu kerabat korban yang enggan disebut namanya.
Meski kasus lama tersebut dikabarkan telah diselesaikan secara kekeluargaan, rupanya bara dendam tak pernah benar-benar padam.
Diduga, pelaku sengaja memilih hari pernikahan Ahmad sebagai waktu untuk melampiaskan kemarahan.
Polisi Selidiki Motif dan Identitas Pelaku
Kepolisian Sektor Ilir Barat I Palembang telah menerima laporan kejadian tersebut dan tengah melakukan penyelidikan mendalam. Beberapa saksi telah diperiksa, termasuk keluarga korban dan sejumlah tamu yang berada di lokasi kejadian.
“Korban masih dalam perawatan intensif. Kami sudah kantongi identitas beberapa pelaku dan saat ini tim sedang melakukan pengejaran,” ujar seorang penyidik.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan publik Palembang. Warga sekitar mengaku kaget karena lokasi kejadian selama ini dikenal aman dan jauh dari keributan.
Akad dan Resepsi Batal Total
Akad nikah Ahmad yang seharusnya berlangsung khidmat terpaksa dibatalkan. Resepsi pun gagal digelar. Pihak keluarga tampak terpukul atas peristiwa ini.
Baca Juga: Detik-detik Pengantin Pria di Palembang Dibacok dan Diancam Ditembak OTK Sebelum Akad
“Semuanya sudah disiapkan, undangan sudah tersebar, catering sudah datang. Tapi semua hancur seketika,” kata salah satu anggota keluarga sambil menahan tangis.
Kini, selain berjuang memulihkan diri secara fisik, Ahmad juga harus menata kembali mental dan emosi akibat luka batin mendalam pada hari yang seharusnya menjadi tonggak baru dalam hidupnya.
Komentar netizen
Di media sosial, warganet ramai menanggapi insiden pengeroyokan calon pengantin bernama Ahmad.
Banyak yang menduga kuat bahwa motifnya adalah dendam lama.
Salah satu komentar berbunyi, "Dem impas namonyo.. satu samo..
Berita Terkait
-
Detik-detik Pengantin Pria di Palembang Dibacok dan Diancam Ditembak OTK Sebelum Akad
-
Ngopi Jadi Gaya Hidup, Kedai Rumah Loer Palembang Kembali Ekspansi Usaha
-
Mengenal 17 Daerah di Sumatera Selatan: Dari Palembang hingga Musi Rawas Utara
-
Tragis! Pengantin Pria di Palembang Diserang OTK Sebelum Ijab Kabul, Nyaris Tewas
-
Harga Emas Antam dan Galeri24 di Palembang Naik Hari Ini, Cek Daftar Lengkapnya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk
-
Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air
-
Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga
-
Karhutla Sumsel: 43 Orang Ditahan, 16 Korporasi Disidik, Tapi Hotspot Masih Muncul
-
Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Kenapa Asap Masih Kepung Palembang?