SuaraSumsel.id - YouTuber asal Malaysia, Aisar Khaled, baru-baru ini mengunjungi Palembang dalam rangka memeriahkan Festival Sungai Musi 2025. Kehadirannya menarik perhatian ribuan warga yang memadati pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang untuk menyaksikan atraksi "Flyboard with Bodylighting" yang spektakuler.
Namun, antusiasme massa yang tinggi menyebabkan situasi menjadi kurang kondusif, memaksa Aisar meninggalkan acara sebelum selesai demi alasan keamanan.
Sebelumnya, Aisar juga mengunjungi Kota Prabumulih dan memberikan kejutan berupa hadiah umrah gratis kepada seorang warga bernama Rose Cintya Varo.
Menariknya, perbedaan demografi penggemar terlihat jelas; di Prabumulih mayoritas penggemar Aisar adalah ibu-ibu, sementara di Palembang didominasi oleh kaum pria.
Festival Sungai Musi 2025 sendiri sukses menghadirkan berbagai hiburan menarik, termasuk pertunjukan "Flyboard with Bodylighting" yang memukau ribuan penonton di Palembang.
Kehadiran Aisar Khaled di Palembang dan sekitarnya tidak hanya menambah semarak festival, tetapi juga menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap sosoknya sebagai influencer dan YouTuber terkenal.
Berita Terkait
-
Aisar Khaled Beri Hadiah Umroh pada Warga Prabumulih: Momen Mengharukan Viral
-
Cicipi Pempek dan Srikaya, Reaksi Aisar Khaled Bikin Warga Palembang Bangga
-
Cuaca Ekstrem Ancam Sumsel, Hujan dan Petir Diprediksi di Beberapa Daerah
-
Mic Ilang, Baju Dicabut-cabut: Pengalaman Tak Menyenangkan Aisar Khaled di Palembang
-
Atraksi Flyboard dengan Bodylighting Meriahkan Festival Sungai Musi 2025 di Palembang
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik
-
Kembali Mahasiswa Demo Tuntut Herman Deru Mundur karena Gagal Atasi Karhutla
-
Viral Mobil Damkar Tertahan Portal di Banyuasin, Petugas Sempat Adu Argumen hingga Membongkarnya
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Usai, Ekoteologi Ditawarkan untuk Mengubah Perilaku terhadap Alam