SuaraSumsel.id - Peristiwa begal sadis yang menewaskan seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) terungkap. Satu pelaku begal sadis yang menewaskan mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Indonesia berhasil ditangkap polisi, Rabu (7/2/2024).
Diketahui peristiwa kriminal sadis itu dilakukan oleh dua orang pelaku Herli Diansyah (36), warga Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim dan Nopriandi (27), warga Kecamatan Lembak, Muara Enim.
“Iya sudah ditangkap,” ucap singkat salah satu sumber terpercaya di kepolisian melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Sebagaiaman diketahui korban Nazwa Kesya Safira (19) itu tewas dengan luka tusuk senjata tajam di bagian punggung. Korban yang diketahui anak seorang tentara ini menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan mendapatkan perawatan medis.
Begal sadis terjadi di kawasan Tanjung Senai, Ogan Ilir pada Sabtu (3/2/2024) dinihari.
Korban diketahui dibonceng sepeda motor bersama teman prianya sesama mahasiswa Unsri bernama Aldo Prasetio. Diduga melawan begal, korban ditusuk di bagian punggung hingga berlumuran darah.
Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Mahyuzahra Inderalaya, namun nyawanya tak tertolong.
Sementara teman prianya, Aldo mengalami luka di bagian dahi akibat dipukul memakai pistol oleh pelaku dan dirawat di rumah sakit tersebut.
Berita Terkait
-
dr. Myta Aprilia Azmi Meninggal Diduga Overwork Saat Internsip, Ini Tuntutan Keras Alumni FK Unsri
-
Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan
-
Tito Karnavian Tekankan Kreativitas dan Kemandirian Fiskal dalam RKAT Unsri 2026
-
Terungkap Kronologi Lengkap Video Viral Perpeloncoan Maba Unsri Dipaksa Berciuman
-
Viral Video Cium Kening Maba Unsri, Para Senior Akhirnya Muncul dan Minta Maaf
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?