SuaraSumsel.id - Calon presiden atau capres nomor urut 1 Anies Baswedan menghadiri kampanye sekaligus menerima dukungan ulama se Sumatera Selatan (Sumsel). Dalam kampanye yang dipusatkan di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang itu dipadati pendukung.
Hadir juga para petinggi partai dari pengusung capres nomor urut 1 ini. Meski diusung oleh partai NasDem, sayangnya Herman Deru tidak hadir dalam kampanye tersebut.
Diketahui mantan Gubernur Sumsel ini ialah ketua DPW Partai NasDem Sumsel. Sampai dengan akhir kampanye, Herman Deru pun tak terlihat mendampingi Anies Baswedan di Paleembang.
Pada September tahun 2023, Kunjungan Anies Baswedan dengan agenda jalan sehat bersama PKS Sumsel di tempat yang sama, Herman Deru pun tak hadir. Namun beberapa hari kemudian, Partai NasDem pun menyelenggarakan acara internal yang dihadiri oleh Anies.
Kampanye Anies Baswedan di Palembang sendiri merupakan yang terakhir sampai dengan hari pencoblosan, 14 Februari 2024.
Menurut perwakilan Tim Pemenangan Daerah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar di Sumsel, Saiful Fadli mengungkapkan jika capres Anies tidak ada agenda kampanye lagi di Palembang.
"Sampai dengan masa tenang, tak ada agenda ke Sumsel, sampai saat ini ya," ujar Saiful diwawancarai pada 23 Januari 2024 lalu.
Kedatangan Anies Baswedan di Palembang ini tergolong singkat. Kedatangannya ke Palembang setelah bertolak dari Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Anies Baswedan melakukan sholat bersama di masjid Agung Palembang lalu melanjutkan kampanye di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB).
Pada 31 Januari mendatang, Partai Nasdem akan menggelar kampanye di Benteng Kuto Besak dengan dihadiri oleh Ketum Surya Paloh.
Suara.com pun masih berupaya mengkonfirmasi mengenai ketidakhadiran Herman Deru dalam kampanye Anies Baswedan, Kamis (25/1/2024) ini.
Tag
Berita Terkait
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Sejarah Kelam Palembang Berdarah: Luka 1965 yang Tertinggal di Sungai Musi
-
Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
-
Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri
-
Kabut Asap Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Palembang
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri