SuaraSumsel.id - Klub Sriwijaya FC kekinian harus keluar dari tiga besar klasemen group A Sumatera liga 2 PT Liga Indonesia Baru (LIB) musim 2023/2024. Posisi ini jauh dari apa yang diharapkan klub kebanggan wong kito.
Dengan target ingin ke liga 1, Sriwijaya FC setidaknya berada di tiga besar dengan mengumpulkan poin mencapai 16 poin.
Saat ini, Sriwijaya FC hanya bisa mengumpulkan sebanyak 6 poin. Poin tak maksimal ini diperoleh Sriwijaya FC akibat pengurangan atas sanksi dari komisi disiplin atau Komdis PSSI.
Sriwijaya FC mendapatkan sanksi atas laporan Semen Padang FC yang mempersoalkan mengenai keikutsertaan pemain U-21.
Atas laporan itu, Sriwijaya FC mendapatkan pengurangan sebanyak 3 poin disertai denda Rp45 juta. Sriwijaya FC pun mengajukan banding atas sanksi ini.
Sayangnya, banding atas sanksi tersebut ditolak oleh Komdis PSSI. Atas sanksi Komdis PSSI, Sriwijaya FC harus kehilangan 4 poin.
Awalnya Sriwijaya FC sudah mengumpulkan 9 poin, lalu mengalami pengurangan sebanyak 4 poin. Pengurangan 4 poin ini berasal dari sanksi sekaligus menghilangkan hasil tanding saat Sriwijaya FC menjamu Semen Padang FC tersebut.
Saat ini, Sriwijaya FC membutuhkan 4 kali kemenangan dengan setidaknya membutuhkan 12 poin.
Klasemen group Sumatera saat ini, menempatkan Semen Padang FC sebagai juara. Saat ini, Semen Padang FC sudah mengumpulkan 16 poin.
Baca Juga: Kementan Upayakan Lahan Rawa di OKI Sumsel Bisa Panen 3 Kali Setahun
Setelah Semen Padang FC, klub Persiraja Banda Aceh menempati posisi kedua dan disusul dengan PSMS Medan. Persiraja Banda Aceh telah mengumpulkan 12 poin sedangkan PSMS Medan sudah 8 poin.
Berita Terkait
-
Liga 2: PSMS Matangkan Persiapan Jelang Jamu Sriwijaya FC
-
Dapat Dua Kali Sanksi, Manajemen Sriwijaya FC Minta Penggemar Lebih Bijak
-
Satgas Anti Mafia Bola Siap Usut Dugaan Kecurangan Wasit di Laga Sriwijaya FC vs Semen Padang
-
Wasit Laga Sriwijaya FC vs Semen Padang Dinilai Berat Sebelah, Mertua Pratama Arhan Lapor PT LIB
-
Stadion GSJ Dijamin Siap Jadi Venue Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Modus Undangan Berbentuk APK Marak, Pakar Ingatkan Keamanan Digital Nasabah
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Gagal Umrah, Nenek Musi Rawas Tertahan di Jakarta, 12 Jemaah Bayar Lagi Rp70 Juta
-
Saldo Berkurang hingga Puluhan Juta, Ratusan Nasabah Geruduk Bank Jambi, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
10 Tempat Bukber Murah di Palembang di Bawah Rp50 Ribu, Cocok untuk Rame-Rame