SuaraSumsel.id - Teka teki soal motif pelecehan seksual yang dialami oleh istri Irjen Ferdy Sambo memang belum terungkap. Namun karena hal ini pula, masih banyak publik yang mempertanyakan logika hukum soal pelecehan seksual tersebut.
Apalagi, Komnas HAM pun memberikan keterangan adanya pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J di Magelang pada istri jenderal bintang dua ini.
Dalam keterangan pers, Beka Ulung Hapsara selaku Komisioner Komnas HAM menyampaikan isi rekomendasi yang ditujukan kepada pihak kepolisian guna menindaklanjuti pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi yang dilakukan Brigadir J di Magelang.
Hal tersebut turut mendapat reaksi dari pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan jika Komnas HAM merupakan lembaga yang tidak mengetahui serta menjalankan fungsinya dalam kasus ini.
Baca Juga: Sumsel Miliki Lebih 650 Ribu UMKM, Beli Kreatif Picu UMKM Bisa Naik Kelas
"Komnas HAM itu orang atau lembaga yang sesat karena tidak mengerti fungsinya,"ucap Kamaruddin Simanjuntak dalam kanal Youtube Uya Kuya TV.
Kamaruddin pun menegaskan Komnas HAM harusnya melakukan penelitian dan pemeriksaan lebih lanjut kepada Putri Candrawathi. Apalagi lembaga negara tersebut seharusnya berpihak pada korban bukan membela pelaku.
"Komnas HAM itu bukan Pro Justitia, harusnya Komnas HAM meneliti atau melakukan pemeriksaan apakah ada pelanggaran HAM atau tidak. Harusnya membela korban bukan berpihak kepada pelaku,"sambungnya.
Komnas HAM juga disebut sebagai lembaga yang seolah seperti penyidik.
"Komnas HAM ini nggak tahu diri, tidak tahu fungsi dan perannya, tetapi berperilaku seperti penyidik. Kemudian, dia hanya berdasarkan pada cerita Putri tidak didukung dengan saksi,"ungkapnya.
Baca Juga: Tolong! Lima Warga Bayung Lencir Sumsel Disandera, Pelaku Diduga 4 Orang
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, Kamaruddin menduga adanya aliran dana yang masuk ke Komnas HAM sehingga Putri Candrawathi terus menerus disebut mengalami pelecehan seksual.
"Tapi karena Komnas HAM diduga terima amplop, maka otaknya terus ke pelecehan seksual," tudingnya.
Berita Terkait
-
Kekayaan Febri Diansyah di LHKPN: Pengacara Istri Ferdy Sambo Kini Bela Hasto Kristiyanto
-
Beda Nasib Terkini Ferdy Sambo dan Richard Eliezer: Makin Gemoy vs Bikin Anak Kangen
-
Apa Hukuman Ferdy Sambo Sekarang? Trisha Eungelica sang Anak Berharap Ayah Cepat Pulang
-
Ferdy Sambo Ulang Tahun Ke-52, Sang Anak Berharap Ayahnya Cepat Pulang: Stok Sudah Menipis...
-
Gaji 6 Perwira Polisi di Kasus Ferdy Sambo yang Dapat Promosi, Ada Jenderal Bintang 1
Tag
- # Pengacara Brigadir J
- # kuasa hukum brigadir j
- # kuasa hukum brigadir j lapor ke bareskrim
- # Kuasa Hukum Brigadir J Kamarudin Simanjuntak
- # Brigadir J
- # Brigadir J Disiksa Sampai Mati
- # Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat
- # kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat
- # Kasus Irjen Ferdy Sambo
- # Nasib Irjen Ferdy Sambo
- # Irjen Ferdy Sambo
- # Putri Candrawathi
- # Kondisi Putri Candrawathi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap
-
Silaturahmi Idul Fitri Berujung Jambret, IRT di Palembang Kehilangan Kalung Emas Rp 26 Juta
-
Silaturahmi Berujung Duka: Tiga Orang Tewas dalam Kecelakaan Tragis di Lahat
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang