SuaraSumsel.id - Akun Hacker Bjorka menjawab dugaan publk soal pengalihan isu kehadirannya atas peristiwa kematian Brigadir J. Namun tudingan miring terkait pengalihan isu atas kasus Ferdy Sambo itu mendapatkan jawaban dari Bjorka.
Dalam akun Twitter Bjorka mengungkap alasan membocorkan data-data negara dan orang-orang penting di pemerintahan Indonesia.
“Jika ada yang mengira saya di sini untuk mengalihkan kasus Sambo, saya bahkan tidak tahu siapa dia,” kata Bjorka melalui salah satu cuitannya di akun Twitter @bjorxanism, dikutip Hops.ID-jaringan Suara.com, Selasa (13/9/2022).
Ia pun justru menawarkan bantuan kepada pihak Kapolri untuk mendengar desakan publik.
“Tapi saya akan membantu untuk membuat @ListyoSigitP dengarkan desakanmu,” ujar Bjorka.
Bjorka mengklaim jika dirinya hanya ingin memberikan bantuan kepada siapapun yang membutuhkan, termasuk warga Indonesia.
“Misi saya hanya untuk membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan. Termasuk warga negara Indonesia yang ingin menghubungi dan ingin bertanya kepada pimpinannya,” tuturnya.
“Setidaknya mereka merasakan bagaimana rasanya menerima spam,” tutur Bjorka.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, Peretas misterius ini sempat menyinggung akun Twitter @titokarnavian, dan mengatakan jika banyak orang bertanya soal kasus Ferdy Sambo.
Baca Juga: Isu Terus Berulang Dari Tahun Ke Tahun, Ilegal Drilling di Sumsel Perlu Revisi Permen ESDM
“Bagaimana kabarmu pak @titokarnavian_? Banyak orang bertanya kepada saya tentang kasus Sambo. Tapi karena Sambo orangmu, saya berharap kamu memiliki cukup waktu untuk menjawab pertanyaan dari masyarakat Indonesia,” katanya.
Akun Twitter Bjorka sempat ditangguhkan, dan membuat akun Twitter lain. Penangguhan akun dari pihak Twitter itu mendapat komentar langsung darinya.
Pihak Twitter telah menerima permintaan dari pemerintah Indonesia untuk menangguhkan akunnya.
“Anda baru saja menunjukkan kepada rakyat Indonesia betapa memalukan kebijakan Anda,” katanya. Melansir hop.id-jaringan Suara.com, sampai saat ini, Bjorka mengklaim telah membocorkan beberapa data dari pejabat negara hingga dokumen rahasia Presiden.
Tag
Berita Terkait
-
Intimidasi Wartawan di Kasus Brigadir J, Bharada Sadam Diturunkan Jabatannya
-
Bharada Sadam, Sopir Ferdy Sambo Intimidasi Wartawan, Sanksinya Demosi
-
Diisukan Punya Hubungan Spesial dengan Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf Sudah Punya Istri dan Dua Anak
-
Ulah Bjorka Bikin Resah, Hacker Indonesia Beri Ultimatum: Jangan Macam-macam dengan Negara Kami
-
Aneh! Semua 'Dikandangi' tapi Ponsel dan Rekening Brigadir J Masih Misteri, Johnson Panjaitan Sebut Ferdy Sambo Masih Dilindungi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?