SuaraSumsel.id - Bank Indonesia menggelar Syariah Festival Sriwijaya atau Syafari 2022 guna mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Sumatera Selatan atau Sumsel.
Syafari merupakan salah satu sarana untuk mempromosikan produk maupun kegiatan terkait ekonomi syariah kepada masyarakat. " Kegiatan Syafari tahun 2022 digelar pada tanggal 14-16 Juli 2022 di Atrium Mall Palembang Square, Kota Palembang. Untuk kegiatan Opening Ceremony Syafari, akan dilaksanakan pada 15 Juli 2022 di lokasi yang sama pada pukul 14.00 WIB," ujar Direktur BI Sumsel, Erwin Soeriadimadja.
Acara Syafari terdiri dari dua kegiatan utama yaitu Sharia Economic Fair dan Sharia Economic Forum.
Berbagai kegiatan Sharia Economic Fair antara lain terdiri dari showcasing produk dari perbankan syariah seperti tabungan, pembiayaan dan investasi syariah serta pameran dari UMKM terpilih seperti kain batik, kriya, dan kuliner. Guna semakin menyemarakkan kegiatan, diselenggarakan juga berbagai lomba seperti Lomba Wirausaha Muda Syariah sebagai apresiasi pada entrepreneur muda yang berwirausaha sesuai dengan tuntunan syariah
"Lomba Tari Daerah Islami yang bertujuan untuk melestarikan kebudayaan daerah, Lomba Desain Busana Muslim yang diikuti oleh komunitas desainer Palembang; serta Lomba Fotografi Halal Lifestyle yang bertujuan untuk mengenalkan prinsip gaya hidup yang selaras dengan tuntunan syariah kepada generasi muda," sambung dia.
Tidak hanya itu, dalam Syafari 2022 juga dilaksanakan Sharia Economic Forum dengan kegiatan berupa penyaluran pembiayaan dari perbankan syariah ke UMKM, penyerahan sertifikasi halal, dukungan kemandirian pondok pesantren, hingga pelaksanaan business matching syariah.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan juga mendorong penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dalam transaksi pembayaran berbagai produk di pameran UMKM Syafari 2022.
"QRIS adalah standardisasi pembayaran menggunakan metode QR code dari Bank Indonesia agar proses transaksi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya. Melalui penggunaan QRIS, transaksi pembayaran menjadi lebih efisien, hasil penjualan tercatat otomatis, serta relatif lebih aman baik bagi pedagang ataupun pembeli karena tidak melibatkan uang tunai," sambung ia.
Sebagai bagian dari edukasi digitalisasi pembayaran dan menarik minat masyarakat untuk menggunakan QRIS, pengunjung yang hadir dalam kegiatan Syafari di Palembang Square juga berkesempatan untuk mendapatkan kopi dan tulisan kaligrafi hanya dengan membayar melalui QRIS sebesar Rp 1.
Baca Juga: Kabar Baik, Bayi Gajah Sumatera Betina Lahir di SM Padang Sugihan Sumsel
"Dengan dilaksanakannya Syafari, diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah untuk memperkuat struktur ekonomi dan pasar keuangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan mengajak seluruh masyarakat agar mengikuti rangkaian kegiatan Syafari 2022 ini," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Pegawai Honorer Disdik Digerebek Suami, Berduaan Pria Pegawai BUMN di Hotel Ternama
-
Kabar Baik, Bayi Gajah Sumatera Betina Lahir di SM Padang Sugihan Sumsel
-
Keriuhan Siswa SD Hari Petama Tahun Ajaran Baru, Orang Tua di Palembang Masih Khawatir Pandemi
-
Siswa SD Dan SMP di Palembang Mulai Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen, Hari Ini
-
Ayah Dan Anak di Palembang Terpental Diseruduk Terios, Luka Parah di Leher dan Kepala
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Nyanyian di Ruang Sidang: Saksi Ungkap Bupati OKU Teddy Meilwansyah Minta THR Rp150 Juta
-
5 Cushion dengan Hasil Setara Foundation Cair Mahal
-
Gangguan Listrik Bikin Air PDAM Palembang Mati Sementara, Ini Wilayah yang Terdampak
-
5 Alasan Foundation Terlihat Berminyak dan Cara Agar Makeup Tampak Glowing
-
Harga Emas Nyaris Rp17 Juta per Suku, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Palembang