SuaraSumsel.id - Kementerian Agama atau Kemenag Kantor Wilayah Sumatera Selatan memastikan akan menyelenggarakan pemantuan hilal 1 Ramadhan, pada 1 April 2022.
Proses pemantuan hilal akan berlangsung pada Jumat (1/4/2022) sore. Pelaksanaan pemantuan akan berlangsung di tower Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.
Kabag Humas Kakanwil Kemenag Sumsel, Saefuddin mengatakan pemantuan atau rukyatul hilal pada 1 Ramadhan akan sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaannya akan berlangsung dari siang hingga pergantian waktu malam, atau magrib.
"DIlaksanakan 1 April nanti, baru setelahnya dilaporkan menjadi pemantuan hilal bersama," ujarnya kepada Suara.com.
Pemantuan hilal akan berlangsung di sebuah bangunan tinggi yang menjadi representatif lokasi ketinggian dengan topografi wilayah Sumsel.
"Di Sumsel hanya dilaksanakan di Palembang, dengan lokasi tertinggi di atas bangunan tinggi," terangnya.
Penentuan lokasi juga memudahkan tim pemantau nantinya melihat posisi matahari terhadap bumi, dan bagaimana pergantian posisi bulannya.
"Seluruh pantuan nantinya dilaporkan ke Kemenag, untuk kemudian menjadi bahan dalam rapat musyarawarah atau sidang isbat, menentuan satu Ramadhan," ujarnya.
Pelaksanaan pemantuan ini berlangsung serentak.
Saefuddin pun mengungkapkan sampai saat ini, baru pemantuan hilal yang dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag) yang bakal digelar dalam penentuan 1 Ramadhan nantinya.
"Jika ada masyarakat baik yang melakukan pemantuan atau juga sudah bersama-sama menetapkan 1 Ramadhan, saya kurang mengetahuinya," pungkas dia.
Tag
Berita Terkait
-
Apa Itu Hilal? Ini Pengertian Rukyatul Hilal dalam Menentukan Awal Ramadhan
-
Apa Itu Sidang Isbat? Sidang Penentuan Kapan 1 Ramadhan 2022 dalam Kalender Hijriah
-
Apa itu Hisab dan Rukyat: Metode Penentuan Kapan 1 Ramadhan 2022 yang Perlu Diketahui
-
Kapan 1 Ramadhan 2022? Ini Jadwal Puasa Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Kecil Kemungkinan 1 Ramadhan 1443 Hijriah 1 April 2022, Ini Prediksi BMKG
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel