SuaraSumsel.id - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meminta kepada para pengurus masjid untuk memperbaiki sistem pengeras suara di tempat ibdah masing-masing.
Hal ini agar dalam menjalankan ibadah tidak terganggu dengan suara yang berdengung.
Jusuf Kalla saat melantik pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jambi di Masjid Agung Al- Falah di Jambi, Rabu juga meminta Dewan Masjid Indonesia di Provinsi Jambi dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Salah satu tugasnya adalah memperbaiki bunyi pelantang suara yang tidak stabil, sehingga suara dari masjid menjadi berdengung.
Menurut mantan wakil presiden itu, suara masjid yang berdengung akan membingungkan jamaah. Jika suara pelantang di masjid tidak bagus, maka akan kedengaran, tetapi sulit untuk dipahami maksud dari apa yang di sampaikan.
"Jika menyampaikan dakwah, maka jamaah tidak mengerti apa yang di sampaikan, jika suaranya dengung," katanya.
Dia mengatakan, ada 10 persen masjid di Indonesia yang baru saja diperbaiki. Dengan demikian masih banyak yang belum diperbaiki.
Melansir ANTARA, Dewan Masjid Indonesia Provinsi Jambi segera menindaklanjuti apa yang diperintahkan oleh Jusuf Kalla itu.
"Memang sound sistem di masjid ini belum optimal dalam menyampaikan syiar agama di masjid," kata Sekjen DMI Provinsi Jambi Rusli Adam.
Baca Juga: Prakiraan BMKG 16 Maret 2022, Sumsel Bakal Berawan hingga Dini Hari
Dia mengatakan dengan sound sistem yang kurang bagus, memang akan menghambat jamaah mencerna saat dai atau khutbah yang disampaikan tak bisa diserap maksimal.
"Kami akan maksimalkan ini, sehingga semua masyarakat bisa menerima dan mencerna dengan baik apa yang disampaikan saat syiar agama," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Tanggapi SE Menteri Agama, Masjid Legendaris di Banjarnegara akan Tetap Gunakan Pengeras Suara Seperti Biasa
-
Biar Tak Gaduh Lagi, Menag Yaqut Disarankan Intens Bekomunikasi dengan FKUB
-
Heboh! Terciduk Lakukan Ruku Dua Kali, Pria Berjubah Ikut Demo Bela Azan Tuai Kecaman: Gerakan Salat Amburadul
-
Jusuf Kalla Prihatin, Semangat Berdagang Orang Bugis Makassar Mulai Menurun
-
Jusuf Kalla Minta Orang Sulawesi Selatan Tidak Selalu Membanggakan Kapal Phinisi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Diskon Besar Alfamart April 2026, Ini Daftar Cemilan Murah yang Banyak Diburu
-
Bukan Sekadar Gaya, Aksara Ulu Jadi Tren di Kaos Anak Muda dan Ternyata Punya Makna Dalam
-
Bukan Sekadar Digitalisasi, Ini Strategi Bank Indonesia Dongkrak PAD Sumsel Lewat SIGUNTANG
-
Tangisan dari Semak Bikin Geger, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Pinggir Jalan Empat Lawang
-
Bupati OKU Teddy Meilwansyah Mengaku Tak Ikuti Detail APBD, Ini yang Terungkap di Sidang Pokir DPRD