SuaraSumsel.id - Nama mantan stiker Malaysia, Safee Sali viral. Setelah Indonesia berhasil melumat timnas Malaysia dengan kemenangan besar, 4-1 di fase group B tersebut.
Safee Sali sempat meremehkan Indonesia. Karena menurut ia, Indonesia tidak mungkin akan masuk keperempat final, karena berada di group B, group yang cukup berat, karena berisikan timnas-timnas besar.
Grup B terdiri dari Vietnam, Indonesia, Kamboja, Laos dan Malaysia. Nah striker yag pernah bermain di Liga Indonesia ini menyebutkan skuat Garuda Indonesia tidak akan lolos dari Grup B tersebut.
“Ini adalah grup yang sulit, Vietnam dan Malaysia harus berbagi grup dengan Indonesia, Laos, dan Kamboja. Untuk memperebutkan posisi dua besar tak hanya membutuhkan keahlian, tapi juga semangat juang. Saya berharap Vietnam dan Malaysia akan terus berlanjut,” katanya saat diwawancarai Zing News.
Safee beralasan tidak menghitung Indonesia lolos dari grup ini yaitu komposisi Timnas Indonesia yang berlaga di Piala AFF, karena banyak pemain muda.
Menurutnya pemain muda Indonesia kurang jam terbang dan pastinya terus berhadapan dengan pemain negara lain yang lebih senior.
“Tidak peduli seberapa ambisius dia (Shin Tae-yong), dia harus menerima kenyataan Piala AFF 2020 bukan waktu terbaik untuk mengharapkan sesuatu yang besar dari skuadnya,” jelasnya kala itu.
Namun, setelah Indonesia berhasil membantai Malaysia, Safee Sali akhirnya memuji Indonesia.
Di media sosialnya, Safee Sali menyelemati kemenangan Timnas Indonesia, dengan menulis kalimat berbahasa Indonesia dan Inggris.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 20 Desember 2021, Dilanda Hujan pada Siang Hari
“Congratulation and selamat maju jaya,” tulis Safee di Instagramnya, dikutip Senin 20 Desember 2021.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, pria yang berjuluk Super Safee ini mengatakan pula Malaysia mesti harus mengakui kehebatan Timnas Indonesia.
“Tahniah Garuda, kita harus mengakui kekalahan. Harimau Malaya kena buat post mortem apa masalah,” tulisnya.
Meski demikian, Safee juga mengungkapkan jika Harimau Malaya sudah pada puncak terbaiknya sejak menjalankan proyek naturalisasi.
Berita Terkait
-
Momen Gol Elkan Baggott, Bek Malaysia Dion Cools Tak Berdaya saat Duel Heading
-
Indonesia Menang Telak, Akun Instagram Timnas Malaysia Digeruduk Warganet: Harimau Ompong!
-
Piala AFF 2020: Mentereng di Semifinal, Timnas Indonesia Diprediksi Mudah Hajar Singapura
-
Wejangan Shin Tae Yong Ini Bikin Timnas Indonesia Menang Taklukan Malaysia
-
Libas Malaysia 4-1, Shin Tae-yong Ungkap Kunci Kemenangan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?