SuaraSumsel.id - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun ini, mengakibatkan banyak sektor mengalami stagnisasi, termasuk pariwisata.
Hal pun ini dialami sektor pariwisata di Sumatera Selatan. Situasi pandemi COVID-19 ini pun tidak boleh dibiarkan berlarut, semua pihak diharapkan bisa mulai "bersahabat" dengan virus.
Harapan ini yang disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna memulihkan sektor ekonomi dan pariwisata yang sempat mati suri akibat pandemi COVID-19. Pemanfaatan teknologi informasi atau digitalisasi, membuat pariwisata masih bisa terus tumbuh.
" Alhamdullilah pada 19 Juni lalu kita sudah meluncurkan aplikasi Giwang (Genta- Informatif Wisata - Andalan - Nyaman dan GEMPITA) yang memudahkan kita mengenal pariwisata Sumatera Selatan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel , Aufa Syahrizal saat Webinar yang diselenggarakan Suara dengan tajuk Pemulihan Sektor Ekonomi dan Pariwisata di Sumatera Selatan, Jumat (19/11/2021).
Produk digitalisasi berupa aplikasi Giwang berfilosofi ialah sebuah anting. Dalam bahasa Sumatera Selatan, Giwang ialah sebuah perhiasan, yang bertujuan mempercantik diri.
"Maka itu aplikasi kita beri nama Giwang , yang maknanya destinasi wisata yang cantik serta menarik. Jadi siapa yang ingin atau penasaran ke Sumsel bisa melihat berselancar dulu ke aplikasi tersebut untuk mendapatkan informasi wisata seputar Sumsel," ungkap Aufa.
Aplikasi Giwang ini, tidak hanya membahas sektor pariwisata, namun juga berbagai informasi di sektor lainnya.
"Bagi siapa saja yang ingin mengetahui potensi Sumsel bisa langsung klik aplikasi Giwang Sumsel. Misal ingin ke Banyuasin di aplikasi tersebut banyak penjelasan tentang letak geografis Banyuasin, mulai tentang Banyuasin, destibasi wisata apa saja yang ada di Banyuasin , kuliner, akomodasi dan lainnya," tuturnya.
Dengan aplikasi ini pun, wisatawan juga bisa mengukur pengeluaran mereka jika ingin makan atau membeli oleh - oleh.
Baca Juga: Yuk Saksikan Gerhana Bulan Malam Ini, di Sumsel Terlihat Pukul 19.05 WIB
"Semua informasi tentang Sumsel ada di Giwang Sumsel. Aplikasi ini terlengkap tentang destinasi Sumsel," ujarnya.
Tidak hanya sebatas launching, pemerintah provinsi juga sudah melakukan MOU dengan kepala daerah di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel.
" Selain itu pihaknya juga melatih UMKM untuk bisa masukan aplikasi tersebut sehingga wisatawan yang melihat aplikasi tersebut selalu update dengan UMKM yang ada di daerah tersebut, sekaligus bisa mempromosikan produk mereka di sana," tutupnya.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Live Webinar Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Sumsel Usai Pandemi COVID-19
-
Menko Luhut Pamer Data Ekonomi Usai Klaim Berhasil Tangani Pandemi
-
Airlangga: Pengendalian Covid-19 Jadi Sinyal Positif Pasar Keuangan
-
Total Anggaran PEN Sudah Rp483 Triliun Disalurkan, Sektor Kesehatan Dapat Jatah Terbesar
-
Dana PEN Sudah Cair 65 Persen, Nilainya Rp 483 Triliun
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Ganggu Penerbangan, 15 Pesawat Terdampak saat Jarak Pandang 400 Meter
-
Wamen LH Minta Perusahaan Bangun Infrastruktur Air untuk Cegah Karhutla Sumsel
-
Wisuda ke-8 USS, 109 Lulusan Ditantang Bawa Dampak bagi Masyarakat dan Dunia Kerja
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?