SuaraSumsel.id - Jelang persalinan, Nagita Slavina datang ke dokter kandungan untuk kontrol kemahilannya. Dalam konsultasinya bersama dengan dokter spesialis kandungan tersebut, diketahui berat bayinya yang tidak optimal.
Berat badan bayi yang dikandung Nagita masih sangat kurang syarat untuk dilahirkan. Dokter mengatakan berat janinnya kini hanya 2,4 kg. Mengetahui hal tersebut, sang istri mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat. Hal ini karena Nagita ingin diet.
"Makannya dok, dikit, saya omelin terus, makan tiga kali tapi sok-sok diet. Pengin kelihatan cantik gitu lho dok, padahal kan nggak usah," ungkap Raffi di hadapan dokter dilansir dari channel YouTube Rans Entertainment seperti melansir matamata.com.
"Dia makannya nggak karbo. Dibilangin makan karbo, makan karbo, nggak mau makan nasi, pengennya kelihatannya cantik terus," imbuhnya.
Raffi pun kesal karena sang istri diet. Baginya Nagita tetap cantik meskipun berat badannya bertambah saat hamil.
"Ngapain udah orang hamil. Hamil itu kan cantiknya inner beauty, ya nggak? Lagi genit kayaknya," pungkas Raffi.
Sumber:matamata.com
Berita Terkait
-
Nagita Slavina Sebentar Lagi Bakal Lahiran, Rafathar Diam-Diam Cemburu, Raffi: Lagi Caper
-
Raffi Ahmad Kesal Nagita Slavina Diet saat Hamil: Pengen Kelihatan Cantik Terus
-
Jelang Persalinan, 9 Potret Kamar Bersalin Nagita Slavina yang Mewah bak Hotel
-
Terkuak soal Rumah Tangga Rieta Amilia dan Gideon Tengker: Nggak Cerai
-
Ria Ricis Kirim Intel Selidiki Teuku Ryan, Nagita Slavina Syok: Gimana Selidikinya?
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
KPA Sumsel Siapkan Posko Solidaritas Lumbung Agraria di 4 Daerah Terdampak Karhutla
-
Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal
-
Kantor Gubernur Sumsel Disegel Simbolis, BEM Ancam Menginap jika Karhutla Tak Tertangani
-
Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?
-
WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik