SuaraSumsel.id - Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Bambang meminta agar seluruh pelaku usaha sarang burung walet (SBW) bersatu untuk mengembangkan produk SBW yang lebih baik lagi dan sekaligus mengahadapi berbagai kendala ekspor.
Hal ini merespon hambatan ekspor 20 perusahaan SBW Indonesia karena belum memiliki legalitas resmi dari Kepabeanan Tiongkok atau General Administration of Customs China (GACC), sementara telah ada 23 perusahaan SBW Indonesia yang terdaftar di GACC.
“Tak boleh ada kecurigaan antara pelaku usaha sarang burung walet yang sudah terdaftar di GACC dan yang belum terdaftar. Kalau itu yang terjadi, akan melemahkan usaha SBW Indonesia dalam jangka panjang,” katanya dalam diskusi di Gedung Barantan, Jakarta, Jumat.
Kementan disebut sangat maksimum mengawal seluruh pelaku usaha SBW untuk mendapatkan kemudahan, termasuk untuk mengekspor produk ke China.
Bagi yang sudah mendaftar namun belum memperoleh legalitas resmi, dikatakan dokumen pendaftarannya telah diaudit oleh GACC.
“Tak jalan lain selain seluruh pelaku usaha SBW untuk kompak,” ucap dia.
Dia mengingatkan agar pelaku usaha SBW Indonesia berkomitmen mengikuti protokol ekspor GACC terkait regulasi seperti pembatasan kuota, jaminan kualitas mutu pangan, aman dari risiko-risiko penyakit, dan jaminan ketertelusuran (traceability) produk yang baik.
Pada Juni 2021, dia menyampaikan terdapat evaluasi dari GACC terkait 5 perusahaan SBW Indonesia yang terdaftar dianggap abai dari protokol ekspor.
Antara lain ada 4 perusahaan yang memiliki tambahan kuota produk dan 1 perusahaan ditemukan memiliki kadar nitrit lebih dari 30 ppm.
Baca Juga: Dirampas Puluhan Tahun, Warga Tanjung Rancing Sumsel Siap Rebut Tanah yang Dikuasai PT TMM
Adapun 3 perusahaan lainnya masih menunggu jadwal audit. “Hal-hal seperti ini harus menjadi koreksi bahwa kita juga harus disiplin seperti permintaan-permintaan mereka,” tukasnya.(ANTARA)
Berita Terkait
-
Manfaat Sarang Burung Walet Bagi Kesehatan
-
Pengusaha Burung Walet Resah, Ekspor ke China Masih Terhambat
-
Viral Dijadikan Konten, Ternyata Ini Manfaat Sarang Burung Walet bagi Tubuh
-
Diminati Banyak Negara, Satu Kilogram Sarang Burung Walet Dihargai Puluhan Juta
-
Diminati 16 Negara, Mentan Dorong Sarang Burung Walet Kalbar Jadi Komoditi Ekspor Unggulan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky