SuaraSumsel.id - Perilaku haters di media sosial terkadang membuat para artis jengah. Aktor Harris Vriza salah satunya.
Harris Vriza ternyata melaporkan haters ke polisi. Ini dilakukan Harris Vriza agar para haters jera.
"Aku sudah melaporkan adalah (haters). Ada konsultasi juga," ujar Harris Vriza dikutip dari akun YouTube KH INFOTAINMENT yang diunggah pada Kamis (14/10/2021).
"Kemarin sempet tanya mau dilanjutin nggak. Aku sebetulnya nggak mau orang kena begitu. Aku masih mau yang baik-baik aja," sambungnya lagi.
Tapi dia tidak memungkiri memang ingin memberikan efek jera kepada netizen yang sering berkomentar negatif.
"Orang-orang yang pantes digituin karena kadang kita harus gituin biar jadi pembelajaran untuk yang lain. Biar yang lain nggak ikutan," ucap Harris Vriza.
"Kalau di Indonesia, hate comment, orang berbondong-bondong ikutan. Kebanyakan ikut judge. Biar ada efek jera, mungkin caranya harus begitu," imbuhnya.
Disinggung ada berapa haters yang sudah dipolisikan, pemain Malam Jumat The Movie ini punya jawaban sendiri.
"Belum melanjuti ini, sekarang aku lihat sudah berkurang. Kalau nanti gimana-gimana aku lanjutkan," tuturnya.
Baca Juga: Harris Vriza Diam-Diam Sudah Laporkan Haters ke Polisi
Apalagi sudah ada beberapa netizen yang meminta maaf.
"Ada satu dua yang sudah minta maaf sama aku," terang Harris Vriza.
Terlepas dari itu, dia mengaku ingin hidup tenang. Harris Vriza berharap persoalan haters ini bisa segera berakhir.
"Aku mau hidup damai-damai aja nggak mau ribut sama orang. Aku mau hidup bahagia saja," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri