SuaraSumsel.id - Nama Azim Premji kini menjadi sorotan publik. Crazy Rich muslim India ini sumbang hampir Rp 28 triliun, bagi atasi COVID 19. Azim merupakan salah satu miliarder muslim yang memang dikenal dermawan.
Menurut sebuah laporan, pada 2020 lalu, pengusaha asal India ini telah menyumbang uang 10 kali lebih banyak ketimbang orang terkaya Asia, Mukesh Ambani.
Azim mendirikan Yayasan Azim Premji guna mengembangkan sistem pendidikan sekolah dasar pemerintah di pedesaan sejak 2001. Sebanyak dua miliar dolar atau Rp 28,6 triliun telah dialirkan kepada yayasan tersebut.
Jumlah sumbangan itu diyakini sebagai sumbangan terbesar yang pernah ada di India.
Di tengah gelombang pandemi, Yayasan Azim Premji memberikan 1.000 crores atau Rp 2 triliun guna penanggulangan pandemi.
Yayasan juga menjanjikan 100 crores dari Wipro dan 25 crores dari Wipro Enterpires, perusahaan milik Azim, hingga total donasi mencapai 1.125 crores atau setara Rp 2,3 triliun.
Wipro merupakan perusahaan IT multinasional di India. Tahun lalu, Azmi berjanji untuk menyumbangkan 34 persen saham Wipro kepada yayasan.
Hal baik yang dilakukan Azim ini guna meninggalkan kesan kuat di dunia bisnis. Ia tercatat memiliki kekayaan mencapai 32,8 miliar dolar AS atau Rp 475 triliun.
Azim Premji lahir di Mumbai, India pada 24 Juli 1945. Ia menjadi pengusaha mengikuti jejak ayahnya, Mohamed Hashem Premji.
Baca Juga: Sumsel Disiapkan Jadi Produsen Tanaman Porang
Selama mengembangkan bisnis dan berdonasi, Azim Premji pernah dianugerahi beberapa penghargaan, salah satunya 100 Most Influential People versi majalah Time.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar