SuaraSumsel.id - Sosok almarhum Akidi Tio kini jadi perbincangan publik. Setelah menjadi pendonor atau penyumbang Rp 2 triliun bagi penanganan COVID 19 di Sumatera Selatan, kini banyak yang bertanya siapa sosok Akidi Tio dan keluarga.
Disebutkan seorang pengusaha dan sempat tinggal di Palembang, Sumatera Selatan, dokter keluarga mengungkap alasan keluarga ini tidak pernah mempublikasikan bantuan yang diberikan.
Dokter keluarga Almarhum Akidi Tio, Prof Hardi Darmawan mengungkapkan jika keluarga Akidi Tio baik sebelum terjadi pandemi atau setelah pandemi memang sering membantu.
Bantuan yang diberikan memang sengaja tidak dipublikan. Bantuan yang disalurkan pihak keluarga pun tidak hanya di satu wilayah namun juga wilayah lainnya.
"Mereka (keluarga Akidi Tio) memang saya kenal dermawan. Sering membantu, siapa pun dibantu, baik orang membutuhkan (miskin), panti jompo dan masyarakat yang membutuhkan lainnya," ujar Prof Hardi, Senin (26/7/2021) malam.
Ia yang telah 36 tahun menjadi dokter pribadi Akidi Tio dan keluarga mengungkapkan Akidi Tio memang orang yang tidak mengumbar bantuannya.
Selama ini, bantuan tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Langsung diberikan saja, tanpa publikasi dan lainnya," ujar mantan Direktur Utama atau Dirut RS Charitas Palembang ini.
Prof Hardi Dermawana ini pun mengungkapkan sosok Akidi Tio memiliki kenyakinan yang tinggi. Kenyakinan untuk saling membantu dan meringkankan orang yang membutuhkan.
Baca Juga: Dua Tersangka Kasus Kredit Macet Bank Sumsel Babel Tak Ditahan, Kompak Sakit
Hal itu dikatakannya sesuai dengan nama Akidi.
"Akidi kan artinya kenyakinan, sehingga ia nyakin atas tindakan (membantu) yang telah ia lakukan," sambung Akidi.
Dikatakan Prof Hardi, Akidi Tio tidak hanya memegang kenyakinan tersebut sendiri.
Ia pun mengajarkan kepada tujuh anaknya agar melakukan hal serupa. Kenyakinan agar menolong orang serupa, yakni orang yang membutuhkan.
"Dia (Akidi Tio) pun mengajarkan hal itu kepada anak dan cucunya," ujar Prof.
Ajaran Akidi Tio agar bisa berbagi kepada sesama saat diberi rezeki oleh sang pencipta.
"Ia ajarkan anaknya agar selalu menyisihkan bantuan kepada sesama. Jangan lupa menyisihkan bantuan tersebut kepada sesama manusia yang membutuhkan," sambung Prof Hendi.
Meski demikian Prof Hardi mengungkapkan inisiatif membantu warga Sumatera Selatan ini bermula kerana kenal dengan Kapolda Sumatera Selatan, Prof Eko Indra Heri.
Dari perkenalan ini, keluarga Akidi Tio menjalankan amanat dan pesan Akidi Tio tersebut.
Berita Terkait
-
Donasi Rp 2 Triliun untuk Penanganan Covid-19, Keluarga Akidi Tio Disebut Pahlawan Sejati
-
Puji Akidi Tio Donasi Rp 2 Triliun bagi Dampak COVID 19, Hotman Paris Sindir Tukang Nyiyir
-
Foto Akidi Tio, Pengusaha Aceh Sumbang Rp 2 Triliun Untuk Lawan Covid-19
-
Keluarga Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun saat Pandemi, Hotman Paris Semprot Tukang Nyinyir
-
Sosok Akidi Tio, Kasih Sumbangan Rp 2 Triliun untuk Penanganan COVID-19
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya
-
98 PHL Dishub Palembang Tiba-Tiba Dirumahkan Jelang Ramadhan, Apa Penyebabnya?
-
Didukung Kredit dan Dana Murah, Laba BRI Capai Rp57,13 Triliun di 2025
-
Jadwal Buka Puasa Palembang Hari Ini, 26 Februari 2026: Catat Jam Maghrib dan Doa Berbuka