SuaraSumsel.id - Ribuan hektare sawah milik petani di Sumatera Selatan ditargetkan terdaftar di Asuransi Usaha Tani Padi. Hal ini guna mengantisipasi risiko kerugian akibat gagal panen.
"Pada 2021 ini sekitar 3.000 hingga 5.000 hektare luas sawah petani ditargetkan ikut asuransi," kata Plh Kadis Pertanian Ogan Komering Ulu Timur M. Husin melalui Kabid Sarpras dan Perlindungan Niswaturohman, dilansir Antara, Sabtu (20/2/2021).
Saat ini, pihaknya gencar menyosialisasikan kepada petani tentang pentingnya mengasuransikan lahan sawah untuk mengantisipasi kerugian akibat gagal panen.
"Setiap petani dapat mengasuransikan lahan sawah padi mereka maksimal seluas dua hektare dengan premi subsidi dari pemerintah hanya sebesar Rp36.000 hektare," ungkapnya.
Bagi petani yang ingin ikut asuransi ini dapat mendatangi Kantor Balai Penyuluhan Pertanian di setiap kecamatan untuk dibantu didaftarkan melalui aplikasi SIAP.
Asuransi Usaha Tani Padi merupakan upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen akibat risiko banjir, kekeringan dan serangan OPT.
Para petani yang ikut asuransi ini akan mendapat modal untuk biaya tanam kembali jika terjadi gagal panen.
Di Ogan Komering Ulu Timur, lanjut dia, Asuransi Usaha Tani Padi sudah berjalan sejak 2012 dengan ribuan hektare lahan sawah padi milik masyarakat setempat yang sudah diasuransikan.
"Berdasarkan data pada 2019 tercatat seluas 6.000 ha sawah petani di OKU (Ogan Komering Ulu) Timur terdaftar di program Asuransi Usaha Tani Padi, sedangkan, di tahun 2020 turun hanya 1.441 ha yang ikut asuransi ini," tukasnya.
Baca Juga: Sejumlah Pejabat Negara Datangi Cipinang Melayu yang Kebanjiran
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?