SuaraSumsel.id - Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (15/1/2021). Kepergian Habib Ali selang sehari setelah meninggalnya Syekh Ali Jaber pada Kamis (14/1/2021) di Rumah Sakit Yarsi Jakarta.
Kabar wafatnya Habib Ali menyisakan kesedihan tersendiri bagi umat Islam di Indonesia. Almarhum Habib Ali merupakan pengasuh Majelis Taklim Yayasan Al-Afaf.
Habib Ali selama ini dikenal sebagai guru eks imam besar FPI Habib Rizieq Shihab, baru-baru ini video pertemuan mereka beredar di media sosial.
Dalam video itu terlihat pertemuan mereka. Tampak Habib Ali menangis. Dia kemudian dipeluk oleh Habib Rizieq Shihab di sebelahnya.
Saat itu, Habib Rizieq baru saja kembali ke Tanah Air pada November 2020 lalu.
Habib Ali pun mengisahkan momen bertemu Habib Rizieq Shihab untuk kali terakhir, sebelum Habib Rizieq tinggal di Mekkah, Arab Saudi.
Rekaman saat Habib Ali bin Abdurahman berurai air mata saat di samping Habib Rizieq beredar di media sosial setelah diunggah oleh akun @QaillaAsyiqah di Twitter.
Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik tersebut, nampak Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf tengah duduk dan dikerumuni sejumlah orang yang salah satunya adalah Habib Rizieq.
Berbicara di hadapan jamaah, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf menceritakan pertemuan terakhirnya dengan Habib Rizieq sekitar 3,5 tahun yang lalu.
"Habib Rizieq bertemu dengan saya 3,5 tahun yang lalu," kata Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf dikutip SuaraJawaTengah.id, Sabtu (16/1/2021).
Ulama tersebut lantas terdiam sejenak sebelum akhirnya menangis tersedu. Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf lalu melanjutkan lagi ucapannya soal Habib Rizieq.
"Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan! Baru diusir 3,5 tahun, kecil itu. Kecil," teriaknya yang kemudian disambut takbir oleh para jamaah.
Dalam versi rekaman lebih panjang yang diunggah oleh akun Youtube Pecinta Habib Rizieq Shihab, video tersebut diambil saat Habib Rizieq menyambangi kediaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf sesaat setelah ia kembali dari Mekkah, pada November 2020.
Dalam video tersebut, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf mengaku senang lantaran dikunjungi oleh Habib Rizieq. Ia juga menyebut mobilitasnya cukup terganggu lantaran saat itu kakinya sedang sakit.
Diberitakan sebelumnya, Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf akan dimakamkan pada Sabtu (16/1/2021) di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Kaget Ada 5 Truk Preman Bersenjata Bambu saat 27 Agustus, Habib Rizieq Minta Pimpinannya Ditangkap
-
Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
-
Alarm '98 Jilid 2'! Noel Peringatkan Prabowo: Ada Konsolidasi Besar Gulingkan Pemerintah di Juni
-
Sentil Prabowo Tentang Yaman, Habib Rizieq Singgung Jenderal Baliho
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Sumsel Jadi Proyek Percontohan Teknologi Dry Ice, Benarkah Bisa Mengatasi Kabut Asap?
-
Kabut Asap Belum Usai, 6 Penerbangan Bandara SMB II Palembang Kembali Terganggu
-
Demo Karhutla Berujung Pengeroyokan 2 Wartawan, Polisi Tangkap Terduga Provokator dan Sita 2 Sajam
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak