SuaraSumsel.id - Masyarakat melaporkan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Profesor Runtung Sitepu dengan dugaan memplagiat.
Laporan masyarakat masuk melalui aplikasi Lapor.go.id yang kemudian didisposisikan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi dan diteruskan ke Universitas Sumatera Utara.
Sejumlah nama yang dilaporkan, yaitu Profesor Runtung Sitepu (Rektor USU), Farhat, Mahyuddin KM Nasution, Maria Kaban, Kharisma Prasetya Adhyatma, Fauriski F Prapiska, Ginanda Putra Siregar, dan Syah Mirsya Warli.
Nama para terlapor tertuang dalam surat berkop Universitas Sumatera Utara dengan nomor 218/UN.5.R2/SDM/2021 tertanggal 11 Januari 2021, ditujukan ke Rektor Universitas Sumatera Utara.
Surat itu juga dibubuhi tanda tangan Wakil Rektor II Profesor Muhammad Fidel Ganis Siregar. Surat yang didisposisikan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga ditembuskan ke Pemerintah Kabupaten Karo.
Kepala Kantor Humas, Protokoler dan Promosi USU Elvi Sumanti membenarkan adanya dugaan plagiarisme yang dilaporkan oleh masyarakat melalui aplikasi Lapor.go.id tersebut.
Oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, laporan kemudian didisposisikan ke Universitas Sumatera Utara.
"Laporan masyarakat itu dibuat di lapor.go.id loo, dan itu benar karena usu mendapat disposisi dari kementerian," ujar Elvi melalui pesan singkat, Selasa (12/1/2021).
Dikatakan Elvi, surat yang ditandatangani oleh Wakil Rektor II, Profesor Muhammad Fidel Ganis Siregar merupakan surat internal yang dilanjutkan ke pimpinan USU guna menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut.
Baca Juga: Parah! ASN Jual Anak ke Pria Hidung Belang, Hasilnya Buat Beli Narkoba
"Ini surat biasa, kalo ada laporan di lapor (Lapor.go.id)," pungkasnya.
Sumber: Suara.com
Sumber: Suara.com
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?
-
Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?
-
18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?