SuaraSumsel.id - Seluruh anggota skuat Merah Putih dipastikan siap berlaga di tiga turnamen di Bangkok, Thailand, kendati terjadi perubahan susunan pemain setelah Kevin Sanjaya Sukamuljo dipastikan terpapar COVID-19. Hal itu diungkapkan oleh Kabin Binpres PBSI Rionny Mainaky.
"Tim bulu tangkis Indonesia tetap berangkat untuk mengikuti tiga kejuaraan di Bangkok, Thailand. Sepanjang mengikuti protokol kesehatan, semoga semuanya lancar," ujar Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (4/1/2021).
"Kami melihat ajang ini sangat penting karena sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda terpenting tahun 2021 ini, yaitu Olimpiade Tokyo."
Rionny menjamin pemain lainnya yang diproyeksikan tampil ke tiga turnamen tersebut semuanya dalam kondisi sehat. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji usap PCR kepada seluruh pemain dan tim pendukung yang berangkat ke Thailand.
Dalam tes usap kepada 40 orang yang terdiri atas pemain, pelatih teknik, pelatih fisik, dokter, terapis, dan masseur, yang dilakukan di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur pada 2 Januari, seluruhnya menunjukkan hasil negatif COVID-19.
Kevin sendiri sejak pertengahan Desember lalu memang sudah dipisahkan dengan para pemain penghuni Pelatnas Cipayung.
Karena positif terinfeksi virus corona, Marcus Fernaldi Gideon, yang merupakan pasangan Kevin sebagai ganda putra nomor satu dunia sekaligus unggulan pertama ini pun terpaksa mundur dari seluruh rangkaian kejuaraan tersebut.
Turnamen yang seharusnya diikuti Minions di Thailand yaitu dua turnamen berkategori BWF Super 1000 Thailand Open pada 12-17 Januari dan 19-24 Januari.
Selain itu, bagi delapan pemain atau pasangan dengan peringkat teratas akan melanjutkan bertarung di Final BWF World Tour 2020 pada 27-31 Januari.
Baca Juga: 10 Bulan Tak Bertanding, Jonatan Cs Sudah Tak Sabar Tampil di Leg Asia
"Kalau pun tes usap terakhir Kevin negatif, menurut saya dia tetap tidak layak untuk bertanding di tiga kejuaraan yang sangat berat ini," tutur pelatih kepala ganda putra Pelatnas Cipayung Herry Iman Pierngadi.
"Persiapannya juga tidak cukup. Makanya keputusannya jelas, Kevin tidak kita bawa ke Bangkok dan harus menjalani isolasi mandiri biar memulihkan kesehatannya dulu," sambungnya.
Herry IP menambahkan, meski sejak 31 Desember 2020 positif terinfeksi COVID-19, Kevin memang terus dipantau kesehatannya.
Baru empat hari kemudian dirilis soal berita dirinya positif. Hal ini semata-mata agar tidak memengaruhi semangat tim yang akan berangkat ke Negeri Gajah Putih.
Berita Terkait
-
Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Sambut Bulan Energy & Loss 2026, Kilang Plaju Perkuat Budaya Efisiensi Energi Berbasis Digital
-
Fee Proyek 45 Persen Terungkap di Sidang, Inikah Penyebab Pembangunan Palembang Disorot?
-
PTBA Sulap Perayaan HUT RI Jadi Panggung UMKM dan Produk Budaya Lokal di Muara Enim
-
Setelah Lama Berfluktuasi, Harga Karet Kini Hampir Menyentuh Rp40 Ribu per Kg