SuaraSumsel.id - Di laga Barcelona vs Eibar yang berakhir imbang 1-1, Philippe Coutinho gagal memenuhi harapan pelatih Ronald Koeman dan bahkan meninggalkan lapangan dengan kondisi tertatih-tatih. Dengan demikian mimpi buruk Coutinho di Barcelona sepertinya akan berlanjut ke tahun 2021.
Pada awal musim 2020/21, usai sejumlah laga pramusim Barcelona Coutinho memang terlihat kembali menunjukkan kualitasnya sehingga Koeman tidak memasukkannya dalam daftar pemain yang akan dibuang ketika itu.
Namun kenyataannya kini berbeda. Terlepas dari ekspektasi yang mengelilingi Coutinho di pramusim, kampanye musim 2020/21 pemain asal Brasil itu belum berjalan dengan baik.
Ronald Koeman tampaknya juga kehilangan kepercayaan pada eks penggawa Liverpool itu. Dari delapan pertandingan terakhir Barcelona, Coutinho tercatat hanya bermain sebanyak tiga kali.
Pelatih asal Belanda itu sepertinya lebih senang memainkan pemain muda seperti Pedri dan Martin Braithwaite.
Kini, masa depan Coutinho di Barcelona bisa dibilang menjadi lebih buram setelah ia dipaksa keluar dari cedera saat melawan Eibar dengan komplikasi di lutut kirinya.
Belum fit, ia diturunkan di menit 66 menggantikan Miralem Pjanic. Alhasil, Coutinho gagal tampil maksimal dan di akhir laga meninggalkan lapangan dengan menahan sakit pada lututnya.
Usai pertandingan, Koeman sendiri mengakui bahwa tingkat cederanya tidak diketahui dan tes lebih lanjut akan diperlukan. Artinya, Coutinho kemungkinan kembali masuk ruang perawatan dan menepi dari sejumlah pertandingan Barcelona.
Ini bahkan bisa menjadi cedera besar keduanya musim ini, setelah cedera hamstring dalam kekalahan El Clasico melawan Real Madrid dan absen selama sebulan.
Baca Juga: Eibar Nyaris Pecundangi Barcelona, Mendilibar: Tanpa Messi, Kami Beruntung
Coutinho hanyalah masalah cedera terbaru Barcelona. Sebelumnya sejumlah pemain sudah berada di ruang perawatan, yaitu Gerard Pique, Ansu Fati dan Sergi Roberto.
Apa yang tampaknya menjadi musim penebusan bagi Coutinho kini berubah menjadi mimpi buruk lainnya bagi gelandang asal Brasil itu yang memutuskan meninggalkan Liverpool di tahun 2018, ketika sinarnya tengah menjulang tinggi di bawah asuhan Jurgen Klopp.
Berita Terkait
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Barcelona Jadi Tim Penyumbang Pemain Terbanyak
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Statistik Mengagumkan Bikin AS Monaco Yakin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Merajut Masa Depan Wayang Palembang Bersama Generasi Muda
-
SKK Migas Sumbagsel Gandeng Kejati, Mengapa Pendampingan Hukum Penting bagi Industri Hulu Migas?
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam