SuaraSumsel.id - Sebuah video menceritakan kisah sedih seorang ibu yang mengetahui anak pertamanya lahir tak sempurna.
Pengalaman pertama kalinya melahirkan itu kini beredar di media sosial.
Melalui akun instagram @infolampung, video diawali prosesi persalinan yang merupakan perjuangan berat bagi sang ibu.
Setelah mengandung sembilan bulan, Ibu muda ini berusaha melahirkan dengan cara normal dengan bantuan seorang tenaga medis.
Beberapa kali, ia berusaha sekuat tenaga dan mengatur pernapasannya saat melahirkan bayi yang dinanti.
DI video tertulis jika pengalaman pertama menunggu sang buah hati yang didambakan lahir ke dunia.
Lalu muncul tulisan dalam video yang mengungkapkan jika ia tidak pernah minum vitamin dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
Selain itu, juga tidak pernah memeriksakan bayinya dengan ultrasonografi atau dikenal USG.
Di video kelanjutannya, baru diketahui jika bayi yang dilahirkannya tak sempurna.
Baca Juga: Menyusahkan, Pria Ini Dicoret dari Kartu Keluarga dan Diumumkan Lewat Koran
Bayi mungil berhasil keluar dari kandungan ibunya, namun bentuk tangan bayi yang tidak normal.
Terlihat tangan bayi tersebut melengkung ke dalam, jari-jari tangannya pun tumbuh tidak sempurna.
Belakangan sang ibu menceritakan jika selama hamil ia tidak pernah memeriksakan kandungan dengan tes USG ke dokter juga tidak pernah minum vitamin dan makanan bergizi seperti yang disarankan para dokter kandungan.
Sang ibu nampak menyesali hal tersebut.
Sampai berita ini ditulis belum diketahui lokasi dan asal sang ibu dalam video viral di media sosial tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
BRI Peduli Serahkan Ambulans untuk Warga Pagaralam, Akses Layanan Kesehatan Kian Mudah
-
8 Cara Bikin Rumah di Palembang Tetap Sejuk Meski Cuaca Lagi Panas-Panasnya
-
Denda Buang Sampah Rp500 Ribu di Palembang Mulai Diberlakukan Mei, Mampukah Bikin Warga Kapok?