SuaraSumsel.id - Karangan bunga berupa ucapan selamat atas terpilihnya Calon Bupati (cabup) Panca Wijaya Akbar Mawardi-Ardani sebagai pemimpin kabupaten Ogan Ilir terus mengalir.
Karangan bunga itu membanjiri jalan menuju kediaman cabup Panca Wijaya Akbar yang merupakan anak Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Sampai dengan Jumat (11/12/2020) ini, karangan bunga terus mengalir sejak pasangan ini mendeklarasikan menang versi hitung cepat beberapa jam setelah pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Karangan bunga membanjir di sepanjang jalanmulai dari muara Tol Inderalaya-Palembang sampai Posko AMOI KM 35 Inderalaya.
Ucapan selamat kebanyakan datangnya dari dinas-dinas di Prabumulih, Pemerintahan Kabupaten Prabumulih, Dinas-dinas Pemprov Sumsel, perusahaan pertambangan, konstruksi, perusahaan media, serta perwakilan masyarakat/
Misalnya saja, pewakilan masyarakat kecamatan Sungai Pinang, Tanjungraja, Inderalaya Utara, organisasi Perbakin OI, Keluarga Tanjung Gelam Inderalaya, ataupun ucapan pribadi yang mewakili warga Ogan Ilir, dan lainnya.
(Sumselupdate)
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur
-
Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api
-
Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah
-
Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik
-
Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan