SuaraSumsel.id - Upah minimum provinsi (UMP) 2021 di Sumsel diputuskan tidak mengalami kenaikan atau sama dengan tahun lalu sebesar Rp3.043.111.
Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Sumsel menyebutkan, keputusan UMP 2021 merupakan keputusan yang sulit di masa sulit.
“Kita apresiasi keputusan gubernur. Kita (Apindo) juga berharap dapat diterima oleh kelompok buruh. (Ini) Keputusan sulit di masa sulit namun untuk kepentingan bersama dan lebih luas,” ujar Ketua Apindo Sumsel, Sumarjono Saragih, Selasa (3/11/2020).
Sumsel telah menetapkan UMP 2021 tidak mengalami kenaikan atas masih sebesar Sumatera Selatan Rp3.043.111. Keputusan sulit ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel No 602 tahun 2020.
Hal ini sesuai dengan himbauan dan surat edaran Menteri Tenaga Kerja (Menaker) yang mengharapkan daerah tidak menaikkan UMP 2021, karena kalangan usaha sedang mengalami masa sulit akibat pandemi Covid-19.
Hampir semua sektor industri mengalami dampak yang luar biasa dari pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir.
Banyak negara termasuk Indonesia mengalami resesi yang artinya kehidupan dan ekonomi lebih sulit.
“Kita tahu pemerintah sudah berupaya. Cukup banyak yang dilakukan. Daya beli buruh yang tidak merosot telah ditopang dengan bantuan subsidi upah atau bagi mereka dengan gaji di bawah Rp5 juta,” katanya, Selasa (3/11/2020).
Sebelumnya, Gubernur Sumsel Herman Deru menekankan agar pengusaha memberikan standar upah yang sama namun jangan sampai mengurangi standar upah yang telah ditetapkan pada tahun ini.
Baca Juga: Ada Gubernur Naikkan UMP 2021, Apindo Curiga Buat Pilpres 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Cara Menyimpan Songket Mahal agar Tak Dimakan Ngengat, Rahasia Benang Emas Tetap Berkilau
-
Empat Nama Sudah Dikantongi Polisi, Namun Tersangka Belum Ditetapkan, Kasus Hindoli Mandek?
-
Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan
-
Lakuer Palembang: Kerajinan Kayu Berlapis Emas yang Dulu dari Istana, Kini Diburu Kolektor Dunia
-
WFH untuk Hemat BBM, Transportasi Publik Palembang Belum Sepenuhnya Menjadi Jawaban