SuaraSumsel.id - Beredarkan video yang memperlihatkan mobil ambulans dipergunakan untuk mengantarkan seserahan lamaran pernikahan direspon oleh pemerintah daerah.
Dinas Kesehatan Kota Palembang memastikan jika fungsi mobil ambulans bukan seperti yang ada di video yang viral tersebut.
Apalagi, saat situasi pandemi virus corona atau covid 19 yang seharusnya memberikan rasa empati dan edukasi kesehatan dengan baik dan benar.
"Hal itu tentunya tidak sesuai peruntukannya,” Kata Plt Kepala dinas Kesehatan kota Palembang, Fauziah Sisi saat dikonfirmasi hal tersebut, Selasa (20/10/2020).
Dia menerangkan ambulans dipergunakan bagi pelayanan kesehatan kepada pasien yang dirujuk atau mengalami kondisi tertentu, misalnya pasien yang wafat.
Fasilitas ini diberikan sebagai bagian dari kepentingan kelematan kesehatan, bukan seperti yang diperbuat seperti dalam video tersebut.
“Meski milik swasta, ambulans bukanlah untuk kepentingan pernikahan. Jikapun ingin melakukan pemeriksaan kesehatan pada pernikahan, maka tidak perlu sampai membawa mobil ambulans, kecuali kondisinya genting dan membutuhkan layanan ambulans,” terang ia.
Ia pun memastikan jika mobil ambulans tersebut milik klinik swasta, dan akan memanggil pihak swasta tersebut guna mempertanggungjawabkan penyalahgunaan fungsi ambulans tersebut.
“Iya, kita panggil dan kita berikan sangsi tegas berupa teguran dan tertulis, kepada klinik swasta tersebut. Karena melanggar aturan pelayanan sebuah ambulans," tegas ia.
Baca Juga: Piala Dunia U-20 di Palembang Tanpa Opening dan Closing
Kontributor : Muhammad Moeslim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Kebakaran di Lorong Sabar Palembang, Belasan Rumah Diduga Hangus dan Warga Dievakuasi
-
Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?
-
Karyawati SPPG Palembang Laporkan Atasan ke Polda Sumsel, Dugaan Pelecehan Diusut
-
Warisan Budaya Sumsel Bukan Sekadar Tradisi, Berpeluang Jadi Modal Diplomasi Dunia
-
BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla