SuaraSumsel.id - Sebab, tidur adalah kegiatan yang sangat penting bagi tubuh, sama halnya dengan makan, minum, dan bernapas.
Selain itu, tidur juga penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik agar terjaga dengan baik. Bahkan, tidur membantu kita untuk memulihkan mental dan fisik yang terkuras agar kembali bersemangat ketika bangun.
Namun, jika Anda sering kurang bersemangat ketika bangun tidur, mungkin ada yang salah dengan kualitas tidur Anda.
Merasa tak berenergi saat bangun tidur juga bisa disebabkan oleh beberapa hal. Apa saja? Ini dia penyebabnya, merangkum dari siaran media Ikea.
Persiapan tidur buruk
Memulai hari yang baik bisa didapat dari merasakan kesegaran ketika bangun. Ini bisa didapat dari persiapan tidur yang baik pada malam hari. Kurang semangat ketika bangun tidur bisa dikarenakan Anda terlalu lelah.
Eliza Fazia, Country Marketing Manager Ikea Indonesia, mengatakan, memaksimalkan waktu tidur sangat penting untuk membantu meraih semangat dalam berkegiatan.
"Mari perhatikan persiapan aspek tidur yang baik, seperti kenyamanan tubuh, derajat suhu ruang, dan pencahayaan kamar tidur," ungkapnya.
Kenyamanan yang didapat dari kasur, bantal, seprai dan selimut secara kolektif menentukan juga menentukan kuaalitas tidur yang diperoleh sepanjang malam.
Baca Juga: Jokowi Ingin Perluas Lumbung Pangan di Sumsel, Kenapa?
Waktu tidur kurang
Dalam 50 tahun terakhir, rata-rata waktu tidur malam turun dari delapan jam menjadi enam jam. Kuantitas tidur yang diperlukan sangat tergantung pada setiap individu.
Temukan berapa lama waktu tidur yang pas bagi diri Anda. Hitung waktu tidur yang Anda pakai dalam sehari, termasuk jika Anda tidur siang.
Walau jawabannya bervariasi, kebanyakan orang dewasa butuh waktu tidur sekitar tujuh sampai delapan jam. Tapi ada juga orang yang hanya butuh empat jam, atau malah sampai 10 jam.
Cara mengetahui berapa jam yang Anda butuhkan adalah merasakan ketika bangun. Apakah Anda cukup rileks, semangat, dan tubuh merasa segar.
Dekorasi kamar kacau
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel