SuaraSumsel.id - Komisi Pemilihan Umum di tujuh kabupaten di Sumatera Selatan yang menggelar pilkada serentak tahun ini menerima 11 berkas bakal pasangan calon kepala daerah hingga hari kedua pendaftaran, Sabtu (5/9).
Komisioner KPU Sumsel untuk Divisi Teknis Penyelenggaraan, Hendri Daya, di Palembang, Sabtu, mengatakan terdapat sembilan pasangan maju pilkada melalui jalur partai politik dan dua pasangan melalui jalur perseorangan yang telah diterima pada 4 dan 5 September 2020.
"Berdasarkan laporan yang kami terima semua berkas tidak ada permasalahan dan kemungkinan pada hari terakhir pendaftaran besok masih ada yang akan mendaftar," seperti dilansir ANTARA, Minggu (6/9/2020).
Sebanyak 11 bakal pasangan calon yang telah diterima tersebut, di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ulu, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Komering Ulu Timur, Musi Rawas Utara, dan Penukal Abab Lematang Ilir.
Terdapat dua pasangan yang diterima oleh KPU Penukal Abab Lematang Ilir, yakni Heri Amalindo-Soemarjono (PDIP, Golkar, PKS, NasDem, Gerindra, Perindo, PPP, PBB, PKB) dan Devi Harianto-Darmadi (Demokrat, PAN, Hanura).
KPU Ogan Komering Ulu Timur juga menerima dua pasangan, yakni Lanosin Hamzah-Adi Nugraha Purna Yudha (PKB, Demokrat, NasDem, PKS, Gerindra, Hanura, PPP, PAN, PDIP, Golkar, Perindo) dan Kolonel Ruslan-Herly Sunawan (jalur perseorangan dengan 41.560 dukungan KTP).
KPU Musi Rawas Utara menerima tiga pasangan, yakni Syarif Hidayat-Surian (PBB, Gerindra, PPP, PKS, PAN, Golkar, PKB, Demokrat, Perindo), Devi Suhartoni-Innayatullah (PDIP, NasDem, Hanura) dan Akisropi Ayub-Baikuni Anwar (jalur perseorangan dengan 16.655 dukungan KTP).
Sebanyak empat KPU kabupaten lainnya baru menerima satu pasangan calon, yakni Ogan Komering Ulu pasangan Kuryana Azis-Johan Anuar (PKS, PBB, PAN, Golkar, PKPI, PPP, Gerindra, Demokrat, PKB, PDIP, NasDem).
Ogan Komering Ulu Selatan pasangan Popo Ali-Sholihien (PKB, Gerindra, PDI, Golkar, Nasdem, PKS, Perindo, PPP, PAN, Hanura, Demokrat, PBB), Ogan Ilir pasangan Ilyas Panji Alam-Endang (PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, PBB, Partai Berkarya), dan Musi Rawas pasangan Hendra Gunawan-Mulyana (Demokrat, PDIP, Hanura, Nasdem, PKS, PKB, PBB).
"Hingga hari kedua ini proses pendaftaran alhamdulillah berlangsung kondusif, aman, dan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 seperti yang sudah kami minta ke masing-masing KPU," kata Hendra.
Setelah berkas diterima, kata dia, masing-masing KPU segera memverifikasi adminsitrasi persyaratan calon yang diserentakkan dengan tes kesehatan masing-masing pasangan di RSUP Muhammad Hoesin Palembang pada 7-11 September 2020.
Berita Terkait
-
Doli Vs Hasyim Saling Sindir soal Dugaan PKPU Gibran, Benarkah Ada Pasal yang Diselundupkan?
-
Diduga Terlibat Konglikong Kecurangan Gibran, Koalisi Sipil Adukan KPU ke DKPP
-
Duga Ada 'Pasal Selundupan' Muluskan Gibran, Denny Indrayana Bakal Laporkan KPU ke DKPP
-
Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu
-
Buntut Ijazah Gibran, Mahfud MD: KPU Harus Diseret ke Pengadilan
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo