Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:37 WIB
Ilustrasi babi. [PIxabay/Roy Buri]

Jafrizal menegaskan, demam babi Afrika tidak menular ke manusia.

Untuk mengonsumsinya harus dimasak benar-benar matang agar virusnya mati.

"Jangan takut mengonsumsinya, tidak ada efek bagi manusia asal dimasak dengan dengan baik," pungkasnya.

Untuk diketahui, pada akhir Mei lalu, ratusan babi milik peternak di kawasan Talang Buruk Palembang mati mendadak.

Baca Juga: Jalan ke Seko Rusah Parah, Mahasiswa Tagih Janji Pemerintah

Gejalanya demam tinggi dan merah pada kulit. Kasus tersebut rupanya sudah terjadi sejak Maret dan total terdapat 878 ekor babi yang mati.

Kekinian ratusan babi tersebut dinyatakan positif terinfeksi ASF atau demam babi Afrika.

Load More